16 May 2021, 22:43

Sowan ke Kiai Syukron Ma’mun, Gus Yaqut Dapat ‘Wasiat’ Ini Soal Kiai Kampung

Menag Yaqut Cholil Qoumas berbincang hangat dengan Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jagakarsa, Jakarta Selatan, KH Syukron Ma'mun. (Dok Kemenag)

Menag Yaqut Cholil Qoumas berbincang hangat dengan Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jagakarsa, Jakarta Selatan, KH Syukron Ma’mun. (Dok Kemenag)

daulat.co – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas pada Sabtu, 6 Februari 2021, melaksanakan silaturahmi  ke Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman, di Jagakarsa, Jakarta Selatan, KH Syukron Ma’mun. Silaturahmi kedua tokoh berbeda generasi itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Dilansir Kemenag, Kiai Syukron menyambut langsung kehadiran Gus Yaqut -sapaan akrabnya. Setelah masuk ke ruang tamu, keduanya lantas berdiskusi berbagai hal mengenai kondisi kebangsaan saat ini.

Kiai Syukron kenyatajan kebahagiannya atas kedatangan Gus Yaqut. Bahkan Kiai Syukron yang kini berusia 80 tahun secara pribadi mengaku memiliki ikatan yang dekat dengan keluarga Gus Yaqut. Sebab sejak muda, dirinya sudah bersahabat akrab dengan kakek Gus Menteri, yakni KH Bisri Mustofa (Rembang).

Kiai Syukron juga mengaku beberapa kali KH Bisri berkunjung ke ponpesnya di antaranya untuk memberikan ceramah pada 1970 hingga 1980-an. Sebagai bentuk kebahagiaannya, Kiai Syukron juga menghadiahi Gus Menteri buku saku Aplikasi Nilai-Nilai Pancasila yang ditulisnya selama masa pandemi Covid-19.

“Kunjungan Pak Menteri ini sangat mengharukan saya. Dari hati saya mengharapkan agar Pak Menteri mengajak kiai-kiai kampung untuk urun rembuk dalam menentukan kebijakan,” kata Kiai Syukron.

Kiai yang dikenal dengan Singa Podium ini kemudian berujar, kiai-kiai kampung pemikiran keagamaan dan kebangsaannya masih bersih. Dengan mengajak kiai kampung dan kiai non-struktural, Kiai Syukron meyakini akan ada timbal balik yang baik bagi bangsa ini.

Dalam kesempatan itu, Menteri Agama mengaku sangat berterima kasih silaturahminya diterima dengan baik oleh ulama kharismatik KH Syukron Ma’mun. Gus Yaqut meminta doa restu dan masukan dari Kiai Syukron. Silaturahmi disertai dengan melihat langsung kondisi pesantren dengan menggunakan golf car.

“Saya bahagia bisa bersilaturahmi ke Pesantren Daarul Rahman. Saya banyak mendapat masukan dan nasihat dari Kiai Syukron Makmun,” kata Gus Menteri yang juga menghadiahi KH Syukron beberapa jilid kitab Al Ibriz, karangan KH Bisri Mustofa.

Menurut Gus Yaqut, kehadiran pemerintah penting untuk penguatan pondok pondok pesantren di Indonesia. Harapan pemerintah, ponpes-ponpes di Indonesia nantinya semakin berdaya dan mandiri.

Sekedar diketahui, Ponpes Daarul Rahman memiliki tiga area pendidikan dan ponpes. Di Jagakarsa, menempati lahan seluas 3 hektar lebih. Sedangkan dua ponpes berada di Kabupaten Bogor, yakni Parung seluas 3 hektar dan di Leuwliang seluas 4 hektar.

Lulusan pondok pesantren ini telah menyebar sedikitnya ke sembilan negara. Diantaranya di China, Moskow, Rusia, dan Mesir. Selain untuk melanjutkan pendidikannya, mereka juga ada yang bekerja di luar negeri.

(M Nurrohman)

Read Previous

Catat Baik-Baik, Ini Lima Program Prioritas Kemenag 2020 – 2024

Read Next

HPN 2021, PWI Pemalang Ingatkan Wartawan Tidak Abaikan Physical Distancing Dalam Peliputan