19 June 2024, 16:51

Peduli Ekonomi Umat, Muhammadiyah Apresiasi Wardah Kosmetik

daulat.co – Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) menerima bantuan dana program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Paragon Technology Innovation, yang menaungi brand Wardah kosmetik. Bantuan ditujukan untuk pembangunan Masjid At-Tanwir di Kompleks Gedung Pusat Dakwah Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Bantuan dana program CSR PT Paragon Technology Innovation secara simbolis diserahkan melalui Sekretaris Badan Pengurus LazisMu Mahli Zainuddin kepada PP Muhamamdiyah yang diwakili Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti di Aula KH Ahmad Dahlan, Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta. (1/11).

Direktur Program LazisMu Joko Intarto dalam sambutannya mengatakan, Wardah sudah menyalurkan dana CSR dan zakat perusahaan maupun zakat perorangan melalui LazisMu sudah lama. Empat tahun lalu diserahkan sebesar Rp Rp 500 juta dan terus berkembang menjadi Rp 4 miliar di tahun 2019.

Pertumbuhan dana itu mengindikasikan jika Wardah berkembang pesat dan makin dipercaya masyarakat. Perlu disampaikan bahwa Wardah menyalurkan dana CSR nya kepada Lazismu sebesar Rp 4 miliar. Rinciannya Rp 3 miliar untuk pemberdayaan masyarakat dan Rp 1 miliar untuk pembangunan Masjid At-Tanwir.

Untuk pemberdayaan masyarakat, lanjut Joko, telah dimanfaatkan untuk pemberdayaan perempuan melalui program Ri@sa Corner. Yakni sebuah program dengan model pemberdayaan ekonomi perempuan, kerjasama antara Lazismu, Majelis Ekonomi & Ketenagakerjaan Pimpinan Pusat Aisyiyah (MEK PP Aisyiyah) dan Wardah.

Program Ri@sa Corner dilaksanakan di 20 kabupaten dengan perempuan sebagai penerima manfaat sejumlah 100 orang. Bersama Warda, pemberdayaan perempuan juga dilaksanakan melalui program sosiopreneur dengan memproduksi kain ecoprint di Desa Merden, Purwanegara, Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Pelatihan produksi ecoprint telah menyasar peserta sebanyak 80 perajin secara berkelompok dalam 4 grup,” terang Joko.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, mengapresiasi langkah Wardah yang telah berkolaborasi dengan LazisMu. Dana CSR yang dikeluarkan Wardah semoga menjadi amal saleh. Ini langkah positif dana CSR dialokasikan untuk kegiatan yang produktif.

“Selama ini ada kecenderungan dana zakat, infak dan sedekah, diberikan secara konsumtif (karitatif), karena dianggap mereka orang-orang yang memerlukan uluran tangan,” paparnya.

Hal itu, menurutnya tidak salah, namun dalam konteks jangka panjang ada ketentuan syariat bagi yang menerima manfaat ada tujuan menumbuhkan dan pemberdayaan secara ekonomi dan lebih adil. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa distribusi zakat agar tidak hanya beredar di orang-orang kaya saja.

Karena itu penyalurannya perlu direncanakan agar cita-cita besarnya mengangkat mustahik menjadi muzaki dapat terlaksana. Meski di lapangan masih ada persoalan untuk upaya itu berupa faktor mental menjadi mustahik masih ada dalam diri sebagian orang. Faktor mental menjadi ikhtiar dalam pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat ada semangat untuk bangkit.

“Kecakapan (skill) juga harus menjadi perhatian. Tanpa skill bantuan tidak akan berhasil dalam penyaluran zakat. Ini menjadi modal da;lam pemberdayaan masyarakat sehingga harus dibedakan mana itu kemiskinan dan pemiskinan,” jelas Abdul Mu’ti.

Upaya Lazisnu bersama Wardah dengan program pemberdayaan perempuan adalah terobosan inovatif. Perempuan dikenal ulet dan kreatif untuk berusaha. Apalagi, dari sisi ekonomi perempuan punya kedekatan dengan anggota keluarga. Jumlah perempuan yang besar merupakan pilihan strategis LazisMu dan Wardah memberdayakan perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Abdul Mu’ti melanjutkan, berkenaan dengan pencanangan pembangunan masjid. Sebetulnya PP Muhammadiyah punya cita-cita besar ingin menjadikan PP Muhammadiyah sebagai model dan menginspirasi pimpinan-pimpinan Muhammadiyah di wilayah dan daerah. Perlahan-lahan manajemen masjid yang dikelola secara berkemajuan dapat menginspirasi.

“Masjid yang ramah lingkungan dan berkemajuan, dengan menggunakan panel surya sebagi bagian dari gerakan hemat energi dan energi yang terbarukan,” ucap dia.

LazisMu dan PP Muhammadiyah sendiri mengucapkan terima kasih kepada Nurhayati Subakat selaku Owner Wardah kosmetik. Apa yang telah beliau dan perusahaannya lakukan dengan menyisihkan sebagian rezekinya memperolah berkah bagi Wardah dan seluruh jajaran karyawannya.

Afifah Alif Maghend selaku Public Relation PT Paragon Technology Innovation menyampaikan bahwa kolaborasi selama ini telah dilakukan bersama LazisMu untuk memajukan ekonomi umat dan masyarakat. Wardah sebagai kosmetik nomor satu di dunia sangat bersyukur dengan kolaborasi yang sudah berjalan, salah satunya melalui Ri@sa Corner dan kain ecoprint.

Dengan diberikannya kesempatan bagi Wardah dalam pencanangan pembangunan Masjid At Tanwir, ia berharap masyarakat dapat menguatkan kembali memakmurkan masjid sebagai tempat pemberdayaan umat.

“Kolaborasi ini kita sambut baik, dengan harapan perusahaan kami bisa meningkatkan manfaat bagi orang banyak,” demikian Afifah Alif. (M Abdurrahman)

Read Previous

Presiden Jokowi Lantik Idham Azis Jadi Kapolri

Read Next

Idham Azis: Polri Siap Tingkatkan Kerjasama Dengan TNI