3 March 2021, 02:46

Calon Dewas BPJS Kesehatan & Dewas Ketenagakerjaan Harus Punya Terobosan Strategis

Anggota Komisi IX Intan Fauzi - dok DPR

Anggota Komisi IX Intan Fauzi – dok DPR

daulat.co – Anggota Komisi IX Intan Fauzi berharap Calon Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan yang terpilih nantinya mampu melakukan reformasi di lembaganya.

Dewas di kedua lembaga tersebut juga dituntut melakukan banyak terobosan untuk memecahkan permasalahan yang selama ini masih belum terselesaikan. Penekanan itu disampaikan dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Dewas BPJS Kesehatan dan calon Dewas BPJS Ketenagakerjaan, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1/2021).

“Perlu terobosan yang semakin baik karena kita tau permasalahan baik ketersediaan fasilitas kesehatan di masa pandemi, juga sebelumnya ini perlu terobosan yang perlu juga secara strategis,” kata dia.

Intan Fauzi menggarisbawahi, Dewas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang nantinya lolos sepatutnya adalah orang-orang yang memang kompeten dan mengadepankan tugasnya selaku pengawas. Dengan begitu ada keberpihakan kepada rakyat baik itu bidang ketenagakerjaan maupun kesehatan.

Komisi IX DPR RI, lanjut dia, akan terus mengoreksi dan mengawasi, tidak hanya Dewas tetapi juga jajaran direksi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan atas setiap kebijakan terutama yang berkaitan langsung masyarakat.

“Kami akan selalu mengoreksi apa-apa yang memang (menjadi) kebijakannya, jika ada yang keluar dari yang seharusnya,” ujar Intan.

Komisi IX DPR RI diketahui menggelar seleksi uji kelayakan dan kepatutan Calon Anggota Dewas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Tahapan dimulai dengan pengambilan nomor urut wawancara dan pembuatan makalah langsung oleh sepuluh calon Dewas BPJS Kesehatan dan sepuluh calon Dewas BPJS Ketenagakerjaan.
 
Calon Dewas BPJS selanjutnya diminta membuat makalah tertulis secara langsung dengan tema yang telah disediakan oleh Komisi IX DPR RI yaitu Reformasi Sistem Jaminan Sosial Kesehatan atau Ketenagakerjaan Ideal Bagi Indonesia. Tahapan selanjutnya adalah wawancara yang akan dilaksanakan pada Senin (25/1) hingga Kamis (28/1) mendatang.

Kesepuluh nama calon Dewas BPJS Kesehatan adalah Inda Deryanne Hasman, H. Ibnu Naser Arrohimi, Siruaya Utamawan, Indra Yana, HM Zulfikar, Misbahul Munir, Eduard Parsaulian Marpaung, James Sagala, Iftida Yasar dan Tri Andhi Suprihartono.

Sedangkan sepuluh nama calon Dewas BPJS Ketenagakerjaan adalah H. yayat Syariful Hisayat, Muhammad Aditya Warman, Soeharjono, Subchan Gatot, Elias Hamonangan, Yanuar Rizki Nuh, Agus Dwiyanto, Muhammad Iman Nuril Hidayat Budi Pinuji, Sumarjono Saragih serta Agung Nugroho.

(M Nurrohman)

Read Previous

Miris! Tidak Bekerja Digaji Pemerintah 600 Ribu, Sementara Guru Honorer di Pemalang Cuma Digaji 300 Ribu

Read Next

Muhammad Khadafi Tekankan Pentingnya Kolaborasi Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan