30 May 2024, 08:14

WNA Divaksin, DPR: Kami Ucapkan Terimakasih Atas Perhatian Pemerintah Cina

Vaksin Covid-19

Vaksin Covid-19

daulat.co – Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengapresiasi sikap Pemerintah Cina yang mengedepankan warga negara asing (WNA), khususnya warga beragama Islam untuk menerima suntikan vaksin Covid-19 tahap kedua.

Kementerian Luar Negeri Cina (MFA) sebelumnya menginformasikan jika Pemerintah Cina telah melakukan suntikan vaksin COVID-19 tahap kedua di areal Museum Seni Chaoyang Park, Beijing, Senin lalu (12/4/2021).

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Cina. Kami juga berharap, warga muslim khususnya dari Indonesia supaya mengikuti aturan yang diberikan berdasarkan edaran dari Kementerian Luar Negeri Cina,” kata Azis dalam keterangan tertulisnya (13/4). 

Ia berharap, Pemerintah Indonesia turut memberikan bantuan vaksinasi mandiri untuk WNI yang dikenakan biaya sebesar 180 yuan atau setara sekitar Rp 401.000. Sebab informasi yang diterima, terdapat dua dosis vaksin buatan Sinopharm yang harus dibayar.

“Jika dikalkulasi, nilainya cukup besar. Ini juga penting manjadi perhatian Kedutaan Besar Republik Indonesia. Perlu adanya campur tangan Pemerintah agar program vaksinasi di luar negeri juga dimanfaatkan WNI,” kata Azis.

Di sisi lain, ia mendorong Kementerian Kesehatan mempercepat vaksinasi Covid-19 khususnya kategori prioritas lanjut usia di dalam negeri. Tahap ini harus terealisasi dengan baik di Bulan April 2021. Kemenkes juga diharapkan membuka sentra vaksinasi di berbagai lokasi strategis di Indonesia.

Pasalnya, data Kemenkes hingga 11 April 2021, vaksinasi lansia baru mencapai kurang lebih sekitar dua juta jiwa. Angka ini lebih rendah ketimbang petugas publik yang sudah mencapai angka 6,5 juta. Ditambah lagi pada Bulan Ramadan, mengakibatkan mobilitas masyarakat meningkat.

“Cara ini bisa menjadi solusi untuk mengakselerasi vaksinasi lansia agar sesuai target. Maka jangan hanya terfokus pada satu titik. Sebar sentra-sentra vaksinasi di seluruh Indonesia untuk memudahkan lansia mendapatkan vaksinasi di tempat tinggal yang terdekat,” tegas Azis.

Terakhir, DPR RI mendorong Kemenkes meningkatkan partisipasi para lansia agar datang melakukan vaksinasi demi melindungi diri mereka dan orang-orang terdekat. Bagaimanpun, penyebaran sentra vaksinasi di titik strategis tidak boleh disepelekan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19.

(Sumitro)

Read Previous

Pelaku Usaha Konveksi di Ulujami Diduga Pekerjakan Anak Dibawah Umur

Read Next

Hutannya Masih Perawan, Mendagri Dorong Pembangunan Inklusif Berbasis Lingkungan di Kaltara