15 June 2024, 08:42

Validasi BLT-DD, Kades Kaligelang Ingatkan Jajarannya Tidak Keliru Data Calon Penerima

Suasana Musyawarah Desa Khusus di Desa Kaligelang

Suasana Musyawarah Desa Khusus di Desa Kaligelang

daulat.co – Pemerintah Desa Kaligelang, Kecamatan Taman, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Validasi, Finalisasi dan Penetapan Data Kepala Keluarga Calon Penerima Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa Tahun 2020. Musdesus berlangsung dibalai desa setempat, Minggu 10 Mei 2020 malam.

Kades Kaligelang Agus Sudibyo kepada daulat.co usai Musdesus mengatakan, secara keseluruhan calon penerima BLT dari Dana Desa sebanyak 245 Kepala Keluarga. Jumlah ini sesuai dengan hitung-hitungam dana desa yang masuk dengan prosentase 35 persen.

“Jumlah penerima mengalami perubahan sejalan dengan adanya edaran dari pemerintah menjadi 249 KK dan divalidasi lagi menjadi 247 KK,” terangnya.

Ia menjelaskan, BLT-DD merupakan salah satu dari beberapa bantuan dari Pemerintah dalam rangka menangani dan membantu warga terdampak penyebaran Covid-19. Dimana alokasi anggarannya berasal dari dana desa setempat. 

Adapun sasaran penerima BLT-DD adalah keluarga miskin non PKH atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kehilangan mata pencaharian, belum terdata dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis.

“Musdesus menerapkan protokol kesehatan, tiap peserta diharuskan mengenakan masker,” terang Kades Agus.

Dalam musyawarah tersebut, ia juga mengatakan dalam penetapan calon penerima BLT-DD berpedoman pada petunjuk teknis terkait BLT-DD.

Hal ini sekaligus menghindari kesalahan pengambilan keputusan dengan memperhatikan penerima BLT-DD adalah orang-orang yang benar-benar terdampak Covid-19 dan bukan termasuk di PKH, BPNT dan bantuan perluasan.

“Kta godok sampai matang agar jangan sampai keliru, terutama agar tidak terjadi tumpang tindih nama. Alhamdulillah clear setelah kumpul bersama. Hasilnya nanti kita kirim ke kecamatan dan dibahas bersama di kecamatan untuk diteruskan ke Pemkab sekaligus menunggu rekomendasi dari sana,” ucap Agus.

Dalam prosesnya, sosialisasi BLT-DD melalui tiga tahapan. Yakni musyawarah dusun dengan melibatkan RT, kemudian di tingkat RW atau Dusun dan tingkat Pemdes dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Kades Kaligelang Agus Sudibyo (Foto: Sumitro/daulat.co)

Di Desa Kaligelang sendiri sebagaimana diungkapkan Kades Agus, terdiri dari 38 RT dan RW.

Musdesus yang ditutup sekitar pukul 23.00 WIB dihadiri BPD/LPMD, TA Kabupaten/Pendamping Kecamatan/Desa, TPP P3MD Taman, TKSK Taman, Pendamping PKH, Karang Taruna dan TP PKK Desa, tomas, toga dan unsur Babinsa atau Babinkamtibmas.

(Sumitro)

Read Previous

Bagi Sembako, Posko Madhang Waras Sisir Warga Terdampak Corona

Read Next

Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta Jadi Calo Tanah Imam Nahrowi