26 May 2024, 12:12

Usut Korupsi Lukas Enembe, KPK Periksa Ketua DPC Partai Demokrat Puncak Jaya

daulat.co – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua DPC Partai Demokrat Puncak Jaya, Julien Yumin Wonda, Kamis (15/10/2022). Julien akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua yang menjerat tersangka Gubernur Papua Lukas Enembe (LE).

Demikian dikatakan KPK, Ali Fikri. Selain Julien, tim penyidik KPK juga memanggil pihak swasta bernama David Haluk.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Jl. Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi, Jakarta Selatan,” ucap Ali dalam keterangannya kepada wartawan.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Gubernur Lukas sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi oleh KPK. Dalam pengusutan kasus ini, KPK juga telah meminta Ditjen Imigrasi untuj mencegah Lukas berpergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sebelumnya telah merilis sejumlah temuan terkait transaksi mencurigakan yang diduga mekibatkan Lukas. Salah satu temuan yakni transaksi mencurigakan senilai Rp 560 miliar ke tempat judi Kasino di luar negeri.

KPK telah melakukan penggeledahan di kediaman rumah dan apartemen milik Lukas di Jakarta pada Rabu (9/11/2022). Dari penggeledahan itu, diamankan bukti elektronik, catatan keuangan, uang cash dalam bentuk rupiah, dan juga emas batangan.

Selain itu, KPK juga telah melakukan pemblokiran terhadap 11 penyedia jasa keuangan seperti asuransi, bank dan lain-lain senilai Rp 71 miliar lebih. Tak hanya itu, KPK juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan perkara terhadap Lukas Enembe sebagai tersangka dengan cara mendatangi langsung penyidik dan dokter ke kediaman Lukas di Jayapura. Namun, hingga kini KPK belum juga menjebloskan Lukas ke jeruji besi.

(Rangga)

Read Previous

Komisi VI Minta Pemerintah Harus Satu Visi Kelola Investasi

Read Next

Tangkap Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, KPK Amankan Uang Dugaan Suap Dana Hibah