7 March 2021, 22:22

Usai Divaksin Langgar Prokes, Tindakan Raffi Ahmad Dinilai Tidak Terpuji

daulat.co – Wakil Ketua DPR RI M Azis Syamsuddin menyesalkan informasi memgenai publik figur melanggar protokol kesehatan pasca mendapatkan vaksinasi Covid-19. Perilaku tersebut dinilai Azis sangat tidak terpuji dan tidak patut dicontoh.

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat 15 Januari 2021, ia menyebut meskipun proses vaksinasi Covid sudah berlangsung, protokol kesehatan (prokes) tetap harus dipatuhi oleh masyarakat, terutama publik figur yang dipilih pemerintah untuk menjadi contoh.

Informasi pemberitaan sendiri merujuk aksi Raffi Ahmad yang mendatangi acara pesta tanpa menggunakan masker. Padahal, beberapa saat sebelumnya baru saja mengikuti divaksinasi bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

“Tindakan itu sangat tidak terpuji, publik figur maupun masyarakat secara luas patut menjadi contoh yang baik dalam penerapan protokol kesehatan,” tegas Azis.

Ia mengingatkan, adalah suatu keistimewaan bagi mereka yang berhasil divaksinasi tahap awal. Karenanya keistimewaan itu sepatutnya dijaga untuk menyukseskan program Vaksinasi Covid-19 Nasional sesuai dengan cara yang tepat, dimana protokol kesehatan merupakan salah satu unsur terpenting.

Di sisi lain, Azis mengapresiasi permintaan maaf Raffi Ahmad kepada Presiden Jokowi dan masyarakat dan berharap hal serupa tidak terulang kembali. Menurut dia, permintaan maaf tersebut perlu juga ditujukan kepada masyarakat yang sudah sempat memberikan kepercayaan kepada yang bersangkutan.

“Bagus kalau sudah menyadari kesalahan. Semoga masyarakat juga dapat memaafkannya. Selanjutnya, ini menjadi pelajaran akan pentingnya tetap menjalankan protokol kesehatan sekalipun sudah divaksinasi Covid-19, ini perlu di garis bawahi,” katanya.

Namun demikian, Azis berharap momentum vaksinasi Covid-19 secara nasional dapat ditanggapi dan disukseskan secara positif, agar terbentuk narasi yang konstruktif di masyarakat.

“DPR mengharapkan para teladan, tokoh agama serta kaum intelektual dalam masyarakat dapat konstruktif dan positif dalam mensosialisasikan program vaksinasi nasional sesuai fakta dan mekanisme yang ada,” katanya.

(Sumitro)

Read Previous

Pemecatan Ketua KPU RI Harus Jadi Pembelajaran Bagi Penyelenggara Pemilu

Read Next

Jadi Vendor Bansos Covid, KPK Dalami Andil Adik Pimpinan Komisi VIII DPR dari PDIP