21 May 2024, 23:58

Untuk Demokrasi Yang Berkualitas, Demokrat Akan Terus Berjuang PT Nol Persen

Partai Demokrat

Partai Demokrat

daulat.co – Anggota  Komisi II DPR RI Anwar Hafid mengatakan syarat ambang batas pencalonan Presiden sebaiknya dapat memberikan ruang bagi partai yang sudah melampaui parliamentary threshold (PT) untuk mencalonkan capres di pilpres.

“Soal PT itu sebaiknya memberikan ruang bagi partai yang sudah melampaui parliamentary threshold
untuk bisa mencalonkan capres tapi selama ini kita menerapkan keduanya dengan presidential threshold,” kata dia dalam keteranganya, Rabu (09/06/2021).

Sekedar diketahui, sejumlah tokoh menginginkan agar Presidential Threshold ditiadakan atau menjadi nol persen. Hal itu penting dilakukan agar masyarakat mempunyai banyak pilihan dalam menentukan siapa calon yang akan dipilihnya.

Anwar menjelaskan, Indonesia adalah negara dengan keberagamaan dan Bhinneka maka sebaiknya publik menolak capres tunggal yang mungkin bisa saja terjadi.

“Silahkan lihat lebih dari 70% suara parlemen ada dikoalisi pemerintahan, sementara suara PKS dan Demokrat yang bukan menjadi bagian dari rezim hanya 15 persen lebih, artinya peluang bagi keragaman capres menjadi lebih terbatas,” tegasnya.

Meski demikian, politisi Demokrat tersebut mengaku pesimis, jika presidential threshold di bawah 20 persen dapat teralisasikan. Pasalnya, kata dia, saat ini sudah ada keputusan untuk tidak melakukan revisi undang-undang pemilu.

Ia juga mengaku ragu, jika nantinya UU Pemilu akan dibahas kembali guna merevisi soal Presidential Threshold dan Parlemientary Threshold.

“Semua hal tergantung prolegnas dan tahapan yang ada, tapi rasanya sulit melakukan revisi karena koalisi parpol berkuasa kuat dan besar. Tapi Demokrat akan terus berjuang demi demokrasi yang lebih berkualitas,” tandasnya. (Sastro)

Read Previous

Sah-Sah Saja Wacana Duet Mega – Prabowo

Read Next

Penuhi Bahu Jalan Dengan Batu & Bahayakan Pengguna Jalan, Grand Comal Abaikan Teguran Pemkab Pemalang