23 May 2024, 15:11

Turunkan Stunting, BKKBN Jateng Gelar Orientasi Bagi Camat Karisidenan Pekalongan

daulat.co – Penurunan angka stunting menjadi penting dan tugas seluruh jajaran stakeholder pemerintah, hingga tingkat Kecamatan, Desa/ Kelurahan dan masyarakat.

Seperti halnya di Provinsi Jawa Tengah, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus berupaya penurunan angka stunting.

Upaya tersebut dilakukan BKKBN Koordinator Jawa Tengah dengan melaksanakan orientasi bagi Camat Se-Eks Karisidenan Pekalongan.

Kegiatan itu dilaksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 7 sampai 8 Desember 2022 di Hotel Regina Pemalang.

Kordinator Bidang Pelatihan dan Pengembangan (Latbang) Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Warno mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu komitmen dari Kepala perwakilan (Kaper) BKKBN untuk mempercepat penurunan stunting agar di tahun 2024 menjadi 14 persen.

“Ini kebijakan yang dilakukan pak Kaper memberikan orientasi percepatan penurunan stunting bagi Camat dan BPD. Untuk orientasi di-Eks Karisidenan Pekalongan hanya Camat,” katanya.

Menurut Warno, alasan pihaknya memilih camat sebagai peserta orientasi, karena posisi Camat sangat strategis dan memiliki kewenangan camat sangat luar biasa di daerahnya.

Untuk itu, lanjutnya, Camat juga harus tau apa itu stunting, dan kebijakan apa yang harus dilakukan di masyarakat.

“Melibatkan camat untuk memahami lebih dalam tentang stunting itu strategis, Camat bisa langsung ambil kebijakan dibawahnya,” tuturnya.

Warno membeberkan BKKBN mempunyai program orientasi bersama Camat yang dilakukan di seluruh wilayah di Jawa Tengah. Namun orientasi ini hanya didistribusikan pada enam titik.

Seperti di-Eks Karisidenan Pati yang pertama, selanjutnya Eks Karisidenan Kedu, Banyumas, Surakarta, disini Pekalongan, dan Semarang.

Ia berharap, setelah Camat mengetahui apa itu stunting, bahaya stunting dan cara pencegahannya, nantinya camat bisa melakukan intervensi kepada jajaran dan dinas terkait tingkat Kecamatan hingga Desa dalam rangka pencegahan dan penurunan angka stunting.

“Setelah semua Camat mengikuti orientasi dan memahami stunting. Dengan kewenangannya Camat bisa mensupport tim percepatan penurunan stunting ditingkat kecamatan,” pungkasnya.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

KPK Ungkap Berkas Telah Lengkap. Bupati Pemalang MAW Segera Di Sidangkan

Read Next

Suap Lelang Jabatan Bupati Bangkalan, KPK Sita Rp 1,5 Miliar