16 May 2021, 22:46

Tuntut Penutupan Togel, Karang Taruna Siap Gerak Bersama Masyarakat Berbagai Wilayah di Pemalang

Barang bukti judi togel - ist

Barang bukti judi togel – ist

daulat.co – Karang Taruna Desa Gondang, Kecamatan Taman, Pemalang, Jawa Tengah, mendesak Polres Pemalang menutup seluruh praktik perjudian toto gelap (togel) di Kota Grombyang. Bukan hanya di satu atau dua wilayah, melainkan seluruh wilayah hukum Polres Pemalang.

“Tadi siang kita melayangkan statemen ke Kapolres. Kalau dalam jangka dekat tidak ada tanggapan, kita akan bergerak,” tegas Ketua Karang Taruna Desa Gondang, Warsito, saat dihubungi daulat.co, Kamis 25 Maret 2021.

“Kita tidak butuh penangkapan disana sini. Kita butuhnya riil, ditutup. Rekan-rekan dari dari beberapa wilayah siap bergabung, dari selatan, dari Ulujami, dari Petarukan, semua siap bergerak jika tidak segera ditutup,” sambungnya.

Diungkapkan Warsito, Karang Taruna Desa Gondang sudah sejak lama menyampaikan aspirasi mengenai praktik judi togel. Hasilnya, sejak beberapa pekan terakhir, tindak pidana perjudian di Desa Gondang Kecamatan Taman tidak lagi muncul.

Namun demikian, meski tidak ada praktik judi togel secara terang-terangan di Gondang, Karang Taruna masih belum sepenuhnya percaya. Ia khawatir praktik judi togel tetap digelar dengan cara sembunyi-sembunyi.

“Apapun halangannya akan kita terobos. Saat ini memang terang-terangan sudah tidak ada, sudah tertutup, tetapi barangkali masih diam-diam, berarti kan masih ada,” sebut Warsito.

Ia lantas menjelaskan, di Desa Gondang sebelumnya ada sedikitnya lima titik penjualan judi togel. Rinciannya, satu di pasar, satu di rumah pemukiman warga, satu di perumahan dan dua lainnya menjual dengan cara berkeliling.

Kata Warsito, pihaknya kerap mendapatkan keluhan dan laporan dari warga masyarakat. Salah satunya, keluhan yang membuatnya sangat miris. Dimana ada anak kecil meminta uang jajan tetapi ayahnya bilang tidak ada. Tetapi, beberapa saat setelahnya, didapati jika orang tua tersebut membeli togel sebesar Rp 20 ribu.

“Sebelumnya kita sudah pernah laporan ke kepolisian, tetapi tidak ada tindaklanjutnya sama sekali. Padahal itu kan sangat jelas, sesuai aturan dilarang, di agama juga sangat tegas dilarang,” kata dia.

Karang Taruna Gondang berharap, dalam beberapa pekan ke depan, memasuki bulan puasa akan ada tindaklanjut dari pihak kepolisian. Yakni menutup seluruh praktik perjudian togel di Kabupaten Pemalang.

“Kita tidak mau ditutup misalnya selama puasa, lalu setelah lebaran dibuka lagi. Kita maunya togel ditutup seterusnya di Pemalang,” demikian Warsito.

(Sumitro)

Read Previous

Resmikan RS Leimena Ambon, Presiden Jokowi Harapkan Pelayanan Kesehatan Prima di Indonesia Timur

Read Next

Korupsi Pemeriksaan Pajak, PT Gunung Madu Plantations Digeledah KPK