26 May 2024, 12:28

Tolak UU Omnibus Law, Gedung DPRD Pemalang Dikepung Demonstran

daulat.co – Gedung DPRD Kabupaten Pemalang dipenuhi ratusan demonstran yang menolah disahkannya Undang-Undang Omnibus Law, Senin 12 Oktober 2020. Massa yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa terdiri dari dua kelompok, pertama dari Pemuda Pemalang dan kedua dari PC PMII Pekalongan.

PC PMII Pekalongan dipimpin langsung oleh ketuanya, Wisnu Wardana, melakukan audensi dan ditemui beberapa pimpinan dewan. Hingga berita ini diturunkan, audensi tengah berlangsung dan berjalan alot.

PC PMII mendesak Pimpinan DPRD Pemalang menandatangani petisi yang berisi penolakan UU Omnibus Law. Namun oleh pimpinan dewan, setelah menerima aspirasi, berjanji segera memenuhi permintaan PMII.

Kekosongan kursi Ketua DPRD yang ditinggalkan Agus Sukoco karena mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Pemalang, membuat peserta audensi kecewa. Pasalnya, pimpinan dewan yang menemui massa tidak bisa memutuskan langsung permintaan PMII.

M Syafii dan Fahmi Hakim dari Fraksi PPP beberapa kali sampai harus menyampaikan posisinya. Ia meminta kepada Sekwan Abdullatif yang hadir, mengenai kesanggupan permintaan PC PCMII Pekalongan. Oleh Sekwan Abdullatif dijawab paling cepat Rabu 14 Oktober 2020 untuk membuat surat yang akan diteruskan ke Pusat.

Dari luar Gedung DPRD Pemalang, massa pelajar dan mahasiswa Pemalang yang datang sekitar pukul 14.00 WIB, terus menyampaikan orasi penolakan UU Omnibus Law. Beberapa poster dibawa massa, salah satunya mengenai hilangnya keadilan “Ketika rumah keadilan telah hilang, masih ada rumput dan ilalang untuk kita menang”.

“Berapa jumlah kita kawan-kawan,” tegas orator, dijawab satu secara serentak.

Dalam pantauan daulat.co, hingga pukul 14.58 WIB, massa masih mengepung Gedung DPRD Pemalang. Sambil berpanas-panasan, orator menyampaikan kenapa pemuda Pemalang bergerak menolak UU Omnibus Law. Dimana pokok poinnya adalah ketidakadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita tunggu, apakah DPR mendengarkan aspirasi rakyat? ,” tegas orator meminta Ketua DPRD Pemalang menemui massa.

(Sumitro)

Read Previous

Berikut Produk Inovasi 3T Covid-19 dari Kemenristek

Read Next

Reformasi Perpajakan Telah Mendorong Investasi