8 March 2021, 16:05

Tolak Penutupan Hajatan & Hiburan, Besok Pekerja Seni Geruduk Mapolres Pemalang

daulat.co – Pekerja Seni se-Karesidenan Pekalongan akan menggelar demonstrasi menolak kebijakan kepolisian yang melarang kegiatan masyarakat seperti hajatan yang disertai hiburan. Demonstrasi digelar di Mapolres Pemalang, Selasa 6 Oktober 2020.

Rencananya, aksi yang diikuti ratusan pekerja seni itu dimeriahkan oleh 500an pengusaha sound sistem dari Wilayah Pemalang, Pekalongan, Batang, Purbalingga, Tegal dan Brebes.

“Sudah siap, besok setidaknya 500 pengusaha sound sistem akan membawa peralatannya, yang siap menggetarkan Pemalang agar tuntutan pekerja seni dikabulkan,” tegas Kordinator Aksi, Andi Rustono, Senin 5 Oktober 2020.

Ia mengungkapkan, pekerja seni yang akan mengikuti aksi diantaranya PASSPI, MCC, Parigolo,Tratag, Sangga Buana, Pakep, Kerigbatok, dan Koalisi Seniman Pantura. Adapun tuntutan pekerja seni adalah meminta diizinkan melakukan kegiatan di saat pandemi virus corona dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Melarang tanpa ada solusi sama saja membunuh tanpa bedil. Oleh karenanya kita harus melawan kesewenang wenangan, larangan pekerja seni justru dapat memperburuk perekonomian rakyat. Bukti nyata sudah ada yaitu aparat membubarkan acara seni di beberapa tempat,” ucap Andi.

Ditambahkan, aksi 6 Oktober 2020 merupakan aksi pegiat seni pertama di Indonesia. Aksi tersebut lahir dari orang-orang yang mengandalkan pencahariannya pada bidang seni, budaya, peralatan panggung dan para crew.

Larangan hajatan dengan hiburan oleh aparat juga dinilai diskriminatif. Sebab pekerja seni yang masuk dalam wadah Dewan Kesenian Pemalang (DKP) tidak pernah diajak bicara terkait pelarangan itu.

Di sisi lain, Andi menyinggung maraknya judi togel dan online di wilayah Kabupaten Pemalang yang nyaris tidak disentuh oleh aparat. Padahal, judi togel rawan dimanfaatkan berupa setoran kepada oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Jika mereka mengganggap semua yang mengandung unsur kegiatan keramaian tidak diizinkan, kenapa judi togel masih marak, siapa yang bertanggung jawab?,” tutup Andi.

(Sumitro)

Read Previous

Dirgahayu TNI Ke-75, Ketua DPR: TNI Harus Semakin Profesional

Read Next

Pekerjaan Besar Bupati & Wakil Bupati Pemalang Terpilih Menurut Muhammadiyah