23 May 2024, 22:17

Tol Bocimi Diharapkan Mengurangi Kemacetan di Kawasan Puncak & Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi - dok DPR

Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi – dok DPR

daulat.co – Jalan Tol Bogor – Ciawi – Sukabumi (Bocimi) yang sedang dibangun diharapkan mampu memecah kemacetan di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Jalan Tol Bocimi juga diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi penduduk setempat, baik warga Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Demikian disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi dalam sambutannya saat menggelar pertemuan dengan Bupati Bogor dan Bupati Cianjur, Kamis (18/3/2021). Ia menyatakan Bocimi adalah jalan tol sepanjang 53,6 km yang menghubungkan Kota Bogor, Kabupaten Bogor dengan Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Jalan tol ini terhubung dengan Jalan Tol Jagorawi di utara dan direncanakan tersambung dengan rencana Jalan Tol Sukabumi-Cianjur dan Jalan Tol Cianjur-Padalarang. Pembangunan jalan tol ini sudah dimulai sejak tahun 2011, yang dibangun dalam empat seksi.

“Sampai saat ini pembangunan jalan tol Bocimi baru memasuki seksi dua, yaitu ruas Cigombong-Cibadak, yang direncanakan akan rampung pada bulan Agustus 2021. Dengan demikian, dalam kurun waktu 10 tahun baru sekitar setengahnya yang dapat diselesaikan,” ucap Mulyadi.

Legislator dapil Jawa Barat V ini menambahkan, pembangunan jalur Puncak II sangat dibutuhkan sebagai jalur alternatif memecah kemacetan menuju daerah wisata Puncak. Pembangunan jalur ini adalah salah satu upaya memudahkan bagi wisatawan untuk datang dan berlibur ke Cianjur, utamanya setelah pandemi Covid-19 usai.

“Keberadaan jalur alternatif ini, diharapkan dapat memudahkan dan lebih meningkatkan roda perekonomian di Bogor dan Cianjur, khususnya untuk memasarkan hasil bumi antara lain sayur mayur dan hasil tambak,” ungkapnya.

Bupati Bogor Ade Yasin berharap, pembangunan ruas tol ini akan mengefisienkan jarak tempuh sekitar 16 persen sekaligus mengurangi kemacetan hingga 50 persen. Ade juga mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tol ini akan meningkatkan pertumbuhan di kawasan tertinggal Bogor Timur.

“Meningkatnya infrastruktur jaringan jalan regional Jawa Barat ini menghubungkan tiga provinsi, yaitu Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta,” imbuhnya.

(Sumitro)

Read Previous

Uji Coba KBM Tatap Muka di Pemalang, Siswa Masih Butuh Penyesuaian

Read Next

Transportasi Mudik Lebaran 2021 Harus Dipersiapkan Dengan Baik