3 March 2021, 02:32

Tim Dukcapil Terus Bergerak Berikan Pelayanan Dokumen Warga Korban Banjir Kalsel

Banjir Kalsel - ist

Banjir Kalsel – ist

daulat.co – Ribuan korban banjir di Kalimantan Selatan mendapatkan kemudahan pelayanan dokumen dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tim Dukcapil turun langsung melayani warga korban bencana di 10 Kabupaten/Kota di Kalsel serta warga korban bencana gempa di Mamuju dan Majene di Sulawesi Barat.

“Dukcapil biasa pro aktif memberi layanan penggantian dokumen kependudukan setiap warga terdampak bencana alam, khususnya yang sekarang korban banjir di Kalsel dan korban gempa bumi di Sulbar,” terang Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah yang ikut memantau pergerakan tim dalam keterangannya, Senin (25/1/2020).

“Kami telah memberangkatkan dua tim langsung ke daerah terdampak bencana untuk melakukan pelayanan tersebut, dan meminta tim untuk segera berkoordinasi terkait apa saja yang dibutuhkan. Sekarang tim sudah bergerak aktif mendata dan mengganti dokumen yang hilang rusak tersebut dengan gratis,” sambungnya.

Disampaikan, tanggap bencana yang dilakukan TIm Dukcapil dengan mendata serta mengganti dokumen kependudukan yang hilang dan rusak akibat terendam banjir.

Hingga Minggu (24/1/2021), tercatat sebanyak 10 Kabupaten/Kota terdampak banjir Kalsel. Yakni Kabupaten Tapin, Kab Banjar, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kota Banjarmasin, Kab Hulu Sungai Tengah, Kab Balangan, Kab Tabalong, Kab Hulu Sungai Selatan dan Kab Barito Kuala (Batola).

“Bila ada korban meninggal kami bekerja sama dengan pihak terkait seperti BPBD melakukan evakuasi. Setelah jenazah ditemukan dan dibuatkan surat keterangan kematian, maka oleh tim Dukcapil diberikan dokumen akta kematian dan diserahkan langsung kepada keluarga korban,” kata pejabat Penanggung Jawab Wilayah Kalsel di Ditjen Dukcapil, Sukirno.

Untuk pengungsi yang kebetulan melahirkan, Tim Dukcapil memberikan minimal 3 dokumen sekaligus, yakni akta kelahiran, Kartu Keluarga baru untuk suami-istri dengan anak yang baru lahir, serta Kartu Identitas Anak.

Dilaporkan, rekapitulasi penggantian dokumen kependudukan korban bencana banjir Kalsel tercatat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak 14.418 Kartu Keluarga dan 5 Akta kematian, Kabupaten Balangan sebanyak 6 Kartu Keluarga, 1 Akta Kelahiran, dan 16 keping KTP-el , Kabupaten Tapin sebanyak 260 Kartu Keluarga dan di Kabupaten Tanah Laut sebanyak 1.503 Kartu Keluarga.

Total jumlah penggantian dokumen kependudukan yaitu 16.187 Kartu Keluarga, 1 Akta Kelahiran, 5 Akta Kematian dan 16 KTP-el. Dirjen Dukcapil berpesan agar tim bala bantuan Dukcapil Pusat dapat menyiapkan perbekalan selama dalam masa pelayanan secara mandiri, dan tetap menjaga kesehatan tubuh dengan baik.

(Sumitro)

Read Previous

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Puan Maharani di Kasus Suap Bansos Covid-19

Read Next

Ratusan WNA China Masuk Indonesia Saat Pandemi Covid-19, Demokrat Sebut Pemerintah Tidak Konsisten