15 June 2024, 07:48

Terjawab Sudah, Camat Randudongkal Pastikan Ikan Tongkol Penyebab Keracunan Warga Dari Program BPNT

daulat.co – Camat Randudongkal Sis Muhammad Maghfur mengakui jika puluhan korban keracunan ikan tongkol di wilayahnya berasal dari Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Secara keseluruhan, korban keracunan ikan tongkol mencapai hingga Senin (20/7/2020) malam, mencapai 53 orang.

“Informasi itu betul. Berawal dari pelaksanaan BPNT, Program BPNT. Salah satu komoditinya adalah ikan tongkol. Total (korban) 53 orang keseluruhan, per pukul 00.15 dini hari,” tegas Camat Sis dikantornya, Selasa 21 Juli 2020.

Ia mengungkapkan, ikan tongkol yang dikonsumsi warganya berasal dari droping Program BPNT kedua pada Senin 20 Juli 2020. Yakni setelah droping pertama pada Sabtu-Minggu, 18-19;Juli 2020, di sembilan desa.

Kemudian droping bantuan Program BPNT kedua dilaksanakan di enam desa. Masing-masing di Desa Banjaranyar, Desa Kreyo, Desa Kejene, Desa Kalitorong, Desa Mangli dan Desa Semaya.

“Droping pertama di 9 desa, alhamdulillah berjalan lancar. Kemudian Senin kemarin dropan kedua di 6 desa sebanyak 3.149 KPM. Hari ini droping di tiga desa, Desa Gembyang, Desa Rembul dan Desa Tanahbaya sebanyak 1.427 KPM,” terang Camat Sis.

Dari laporan yang diterima, lanjut dia, warga mengkonsumsi ikan tongkol beberapa jam setelah menerima bantuan dari masing-masing desa. Kemudian, sekitar waktu Maghrib pihaknya mendapatkan laporan bahwa warganya dari beberapa desa mengalami gatal-gatal, mual, pusing hingga muntah-muntah.

“Sudah tugas kami, langsung mengambil langkah, bersama Muspika, dokter Puskesmas, dan Tim Media RS Mardhatillah. Langkahnya, kami amankan semua, ke tempat terdekat,” kata Camat Sis.

(Sumitro)

Read Previous

Kementan Raih WTP Lima Kali Beruntun

Read Next

Elektabilitas PDIP dan Gerindra Meroket, Hasto: Kami Menyatu Bersama Rakyat