25 July 2021, 07:41

Terima Supres Calon Kapolri, Ketua DPR Segera Gelar Rapim

Ketua DPR RI Puan Maharan didampingi Wakil Ketua DPR RI M Aziz Syamsudin, Sufmi Dasco Ahmad dan Rachmat Gobel memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Rabu 13 Januari 2021 – dok DPR

daulat.co – Ketua DPR RI Dr (HC) Puan Maharani menerima langsung Surpres bernomor R-02/Pres/01/2021 yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang tiba di Gedung Parlemen Senayan hari ini, Rabu 13 Januari 2021, sekira pukul 10.45 WIB. 

Sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI (UU Kepolisian) disebutkan bahwa Kapolri diangkat dan diberhentikan Presiden dengan persetujuan DPR RI.

“Pada hari ini, Presiden Joko Widodo telah menyampaikan usulan Pejabat Kapolri kepada DPR RI, atas nama Komjen (Pol) Drs Listyo Sigit Prabowo, Msi, untuk mendapatkan persetujuan DPR,” papar Puan kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan.

Ia menyampaikan, DPR RI akan memperhatikan berbagai aspek dan dimensi yang dapat memberi keyakinan bahwa Kapolri yang diusulkan memenuhi persyaratan. Persyaratan itu meliputi syarat administratif, kompetensi, profesionalitas, dan komitmen dalam mengawal Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, NKRI, dan Bineka Tunggal Ika.

“Selanjutnya, proses pemberian persetujuan akan dilakukan sesuai mekanisme internal DPR,” ujar Puan.

Mekanisme internal DPR yang dimaksud Puan adalah didahului dengan Rapat Pimpinan, Rapat Badan Musyawarah, pemberitahuan tentang masuknya Surat Presiden tentang Pencalonan Kapolri serta penugasan komisi terkait, yaitu Komisi III untuk melakukan fit and proper test. Selanjutnya dibawa ke Rapat Paripurna untuk mendapatkan persetujuan Dewan.

Puan menyebutkan proses ini akan ditempuh selama 20 hari, terhitung sejak tanggal Surat Presiden diterima oleh DPR RI. DPR RI akan menjalankan seluruh mekanisme tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku hingga diketahui apakah Kapolri yang diusulkan Presiden mendapat persetujuan DPR.

Ditekankan pula bahwa peran institusi Polri sangat penting dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kepemimpinan Polri juga penting dalam mengarahkan, membawa dan membangun institusi Kepolisian RI yang semakin maju, modern, dan berwibawa.

Ketua DPR berharap, Polri ke depan dapat meningkatkan profesionalitas personil, pelayanan publik yang semakin baik, serta rasa aman di dalam masyarakat. Hal ini sejalan dengan momentum pergantian Kapolri yang selalu disertai dengan harapan rakyat agar Polri dapat mewujudkan dirinya sebagai lembaga yang memiliki integritas dalam mengayomi rakyat.

“Pergantian Kapolri saat ini adalah mengikuti siklus masa jabatan yang telah berakhir dan dengan demikian perlu diangkat Kapolri yang baru,” pungkas Puan didampingi Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin, Sufmi Dasco Ahmad serta Rachmat Gobel.

(Sumitro)

Read Previous

Emanuel Melkiades Dorong Peran Aktif Tokoh Masyarakat Sukseskan Vaksinasi CoronaVac

Read Next

Muhaimin Iskandar: Tidak Ada Alasan Menolak Vaksin