13 June 2024, 20:49

Terbukti Terima Suap, Eks Kepala BPJN XII Balikpapan Divonis 4 Tahun Penjara

dok KPK

dok KPK

daulat.co – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Samarinda menjatuhkan hukuman atau vonis pidana penjara 4 tahun dan denda 250 juta subsidair empat bulan terhadap mantan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan Refly Ruddy Tangkere. Majelis hakim juga menghukum Refly dengan pidana tambahan yakni membayar uang pengganti Rp 620 juta subsider 8 bulan kurungan.

Majelis meyakini jika Refly terbukti menerima suap terkait pengadaan proyek jalan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2018-2019. Menurut majelis hakim, Refly bersama-sama dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional XII Andi Tejo Sukmono terbukti menerima uang secara bertahap dari Direktur PT Harlis Tata Tahta Hartoyo dengan total Rp 9,001 miliar serta fasilitas berupa pembelian tiket pesawat terbang Rp 47,3 juta dan pembayaran biaya hotel sejumlah Rp 25,7 juta. Dari total tersebut, Refly diyakini menerima suap sejumlah Rp 1,4 miliar dan Andi menerima Rp 7,601 miliar.

Pemberian suap kepada Refly dan Andi bertujuan agar PT Harlis Tata Tahta milik Hartoyo dimenangkan dalam pelelangan dan melancarkan pelaksanaan proyek/ pekerjaan preservasi rekonstruksi Sp.3 Lempake-Sp.3 Sambera – Santan – Bontang – Dlm. Kota Bontang-Sangatta di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2018-2019 pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Propinsi Kalimantan Timur di bawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan Kementerian PUPR.

Menurut majelis hakim, perbuatan Refly itu terbukti melanggar Pasal 12 huruf a jo. Pasal 18 uu no. 31 tahun 1999 sebagaimana telah di ubah  dengan uu no.20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP, atau seperti dakwaan pertama jaksa KPK.

“Menyatakan terdakwa Refly Ruddy Tangkere terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ujar Hakim Ketua Majelis, Joni Kondolele saat membacakan amar putusan terdakwa Refly Ruddy Tangkere.

Dalam menjatuhkan hukuman, majelis mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Untuk hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa dinilai bertentangan dengan program pemerintah dalam mewujudkan pemerintah yang bebas dari korupsi

“Hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa berlaku sopan dipersidangan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya, dan terdakwa telah mengembalikan uang sejumlah Rp 780.000.000,” ucap hakim.

Sementara itu, pejabat pembuat komitmen di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan Andi Tejo Sukmono dihukum pidana 5 tahun dan denda 300 juta subsidair 4 bulan. Andi juga dihukum pidana tambahan yakni membayar uang pengganti Rp 2.318.083.148 subsider 1 tahun 4 bulan kurungan.

Perbuatan Andi diyakini majelis hakim terbukti melanggar Pasal 12 huruf a jo. Pasal 18 uu no. 31 tahun 1999 sebagaimana telah di ubah  dengan uu no.20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam menjatuhkan hukuman terhadap Andi, majelis hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Untuk hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa dinilai bertentangan dengan program pemerintah dalam mewujudkan pemerintah yang bebas dari korupsi

“Hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa berlaku sopan dipersidangan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya, dan terdakwa telah mengembalikan uang sejumlah Rp 5.379.732.745,” kata hakim.

Vonis Refly Ruddy Tangkere dan Andi Tejo Sukmono lebih ringan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya jaksa menuntut Refly pidana penjara 6 tahun dan denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan, serta membayar uang pengganti sejumlah Rp 2,318 miliar. Sementara Andi Tejo dituntut 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan.

Atas vonis tersebut, Refly Ruddy Tangkere dan Andi Tejo Sukmono menyatakan pikir-pikir. Jaksa pada KPK juga menyatakan pikir-pikir.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Eks Dirut Perum Perikanan Indonesia Risyanto Suanda Divonis 4,5 Tahun Bui

Read Next

Bupati Indramayu Supendi Dituntut 6 Tahun Penjara