30 May 2024, 07:04

Terbukti Terima Suap, Bupati Indramayu Supendi Divonis 6 Tahun Penjara

Palu hakim - ist

Palu hakim – ist

daulat.co – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung menjatuhkan hukuman empat tahun dan enam bulan penjara dan denda Rp 250 juta subsidair 4 bulan terhadap Bupati Indramayu nonaktif Supendi. Supendi juga divonis pidana tambahan yakni membayar uang pengganti sebesar Rp 1.088.250.000 subsidair 1 tahun.

Demikian terungkap saat Hakim Ketua Majelis Sihar membacakan amar putusan atau vonis terdakwa Supendi, di Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa (7/7/2020). Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan kepada Supendi berupa pencabutan hak dipilih dalam pemilihan jabatan publik/Pejabat Negara selama dua tahun.

Menurut majelis hakim, Supendi terbukti bersalah menerima uang suap Rp 3,9 miliar lebih dari sejumlah pengusaha. Penerimaan ini dilakukan untuk mengatur proyek pembangunan di Kabupaten Indramayu.

Total uang tersebut diterima Supendi dari sejumlah pengusaha termasuk Carsa ES yang juga jadi terdakwa dalam kasus ini. Uang tersebut diterima Supendi dengan imbalan memberikan paket pekerjaan kepada para pengusaha tersebut.

Dalam perkara ini, Supendi bersekongkol dengan pejabat lain di Pemkab Indramayu seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Omarsyah dan Kabid Jalan Dinas PUPR Wempi Triyoso.

Majelis hakim meyakini perbuatan Supendi melanggar Pasal 12 huruf a jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jis Pasal 55 ayat (1) Ke-1, Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

“Terdakwa Supendi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ucap
Sihar.

Majelis hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan sebelum menjatuhkan hukuman terhadap Supendi. Untuk hal memberatkan, perbuatan Supendi dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemerintah yang bebas dari korupsi.

“Hal meringankan, Terdakwa berlaku sopan dipersidangan, Terdakwa memiliki tanggungan keluarga, Terdakwa belum pernah di hukum,” ujar hakim.

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum pada KPK. Sebelumnya Supendi dituntut oleh jaksa penuntut umum pada KPK dengan hukuman penjara enam tahun dan pidana denda Rp 250 juta subsidiair enam bulan kurungan.

Supendi juga dituntut pidana tambahan berupa membayar uang pengganti
sebesar Rp 1.088.250.000. Jaksa juga menjatuhkan pidana tambahan kepada Supendi berupa pencabutan hak dipilih dalam pemilihan jabatan publik/Pejabat Negara selama tiga tahun.

Atas putusan tersebut, baik Supendi dan jaksa penuntut umum KPK menyatakan pikir-pikir.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Warga Pemalang Bakal Pilih Calon Bupati Yang Berani Berantas Togel, Bagaimana Komitmen Agus – Eko?

Read Next

Respon KPK Soal Dugaan Konflik Kepentingan Sahroni di Kasus Bakamla dan RDP