1 December 2021, 09:45

Sutan Najamudin Ajak Umat Islam Teladani Keberanian Moral Rasulullah

daulat.co – Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Sultan B Najamudin meminta umat Islam Indonesia tidak mempersoalkan digesernya hari peringatan Maulid Nabi dari tanggal 19 ke tanggal 20 Oktober oleh pemerintah.

Menurutnya, peringatan maulid merupakan simbol kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW, tapi yang paling penting bagi kita sebagai umatnya adalah bagaimana membuktikan rasa cinta itu dengan meneladani sikap dan akhlak Beliau dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jadilah umat Muhammad yang substansial,” ungkap Sultan dalam keterangan tertulisnya, Selasa 19 Oktober 2021.

Disampaikan, pemerintah tentu memiliki pertimbangan dan tanggung jawab untuk mengatur ruang sosial masyarakat yang bertujuan untuk menghindari kemudhorotan atau hal-hal yang berpotensi menyebabkan kejadian yang berdampak fatal di masa pandemi Covid-19 ini.

“Kaidahnya jelas, bahwa menghindari kemudhorotan itu lebih utama daripada mendapatkan keutamaan sebuah kebaikan,” jelas Sultan.

Sebagai warga bangsa yang bijak, tambah Sultan, kita harus tetap waspada dan mentaati setiap himbauan dan aturan ulil amri atau pemerintah. Karena masih sangat mungkin terjadi ledakan baru Covid-19, jika kita ceroboh dan tidak taat protokol kesehatan dan himbauan pemerintah.

Saat ditanya tentang pesan dan kesan peringatan maulid kali ini, pimpinan lembaga tinggi negara termuda ini mengungkapkan, dirinya sangat terinspirasi sikap politik Rasulullah Muhammad SAW ketika mempersatukan penduduk Madinah yang cukup heterogen dengan konsensus sosial yang terkenal yaitu perjanjian Hudaibiyah atau Piagam Madinah.

“Sebagai bangsa yang bhineka, kita patut meneladani keberanian moral dan kebesaran jiwa politik Rasulullah dalam menata kehidupan sosial politik dan ekonomi negara Madinah dengan prinsip kesetaraan dan keadilan. Beliau peletak dasar prinsip Negara Bangsa,” tutup Sultan.

(M Abdurrahman)

Read Previous

Panitia Pemilihan Pengurus Dibekukan, KONI Pemalang Serahkan ke Propinsi

Read Next

Disayangkan, Tindak Sewenang-wenang Oknum Polisi Intimidasi Warganet