22 January 2022, 16:09

Soal Sekwan, Ternyata DPRD Pemalang Kecewa Karena Usulannya Tidak Diterima

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Pemalang, Tatang Kirana - Rois Faisol

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Pemalang, Tatang Kirana – Rois Faisol

daulat.co – Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo melantik 386 Pejabat Tinggi Pratama dan Administrasi di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu 29 Desember 2021. Proses pelantikan berlangsung aman dan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan terhadap pejabat tinggi pratama dan pejabat administrasi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang tersebut menuai kekecewaan dari pihak DPRD Pemalang.

Kekecewaan itu dipertegas sikap Ketua DPRD Tatang Kirana yang meninggalkan acara pelantikan. Usut punya usut, ternyata Tatang meluapkan kekecewaannya karena usulan untuk pos Sekretaris Dewan tidak diakomodir Bupati Pemalang.

Hal itu seperti disampaikan Wakil Ketua Fraksi Golkar H Rois Faisal dan unsur pimpinan Fraksi PPP. Diungkapkan bagaimana DPRD Pemalang sebelumnya secara aklamasi mengusulkan Bagus Sutopo sebagai Sekretaris Dewan.

Bukan tanpa alasan, nama Bagus Sutopo disebutkan Rois Faisol menduduki ranking pertama sesuai penilaian Panitia Seleksi (pansel). Namun diujung proses, yang dilantik justru nama lain. Dalam hal ini, pejabat yang dilantik adalah Sodik Ismanto.

“Kalau memang sudah ditetapkan oleh Bupati, kenapa kami suruh memilih,” ujar Rois Faisol.

Di sisi lain, ternyata Ketua DPRD Pemalang Tatang meninggalkan acara pelantikan bukan kecewa. Melainkan karena mau ke belakang. “Saya keluar dari acara tersebut bukan marah melainkan hanya kebelet pipis. makanya saya buru-buru keluar,” ungkapnya.

Tatang menambahkan seyogyanya untuk mengisi kekosongan Sekretaris Dewan, dipilih calon terbaik bukan seperti memilih dalam karung. Dan, DPRD ditekankan dia juga mempunyai hak untuk memilih sebagaimana diatur dalam undang-undang.

“Kami berupaya untuk melakukan komunikasi tidak digubris usulan penempatan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk Sekretaris DPRD. Benar kata Pak Rois, kalau sudah di tetapkan disana ngapain kami disuruh milih dari 3 calon yang disodorkan,” ucap Tatang.

Tatang berharap permasalahan yang muncul di Pemalang terkait kursi Sekwan ini mendapatkan perhatian dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

(Abimanyu)

Read Previous

KPK Yakin Korupsi Direktur Utama PT Diratama Jaya Mandiri Rugikan Negara

Read Next

Tersangka PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati Segera Diadili