29 May 2024, 12:21

SMK di Pemalang Harus Bisa Berkolaborasi Untuk Tingkatkan Perekonomian Desa

daulat.co – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Kabupaten Pemalang menyatakan kesiapannya untuk mensukseskan program unggulan Pemerintah Kabupaten Pemalang yang diusung Bupati Mukti Agung Wibowo dan Wakil Bupati Mansur Hidayat.

Hal ini terungkap dalam rapat kerja yang digelar MKKS SMK se-Kabupaten Pemalang dengan tema “Koordinasi Penguatan Peran SMK Dalam Pembangunan Desa’ di SMK Negeri 1 Ampelgading. Selasa 20 April 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pemalang, Mansur Hidayat menyatakan, saat ini perlu adanya sinergitas dan acara antara SMK dengan pemerintah desa selaku perpanjangan tangan Pemkab Pemalang. Melalui Pemerintah Desa, para lulusan SMK mampu berpartisipasi serta dalam pembangunan di desa.

Mansur Hidayat juga menekankan perlunya menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkompeten, yakni melalui pemberdayaan masyarakat. SMK dalam hal ini diminta mampu menyiapkan berbagai program untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah dan desa.

“Kita tidak mungkin menghasilkan lulusan yang hanya bermodalkan ijazah dengan kemampuan yang tidak sesuai,”  kata Mansur.

Terpisah, Kepala SMK Satya Praja 2 Petarukan Purwo Setya Witanto menyatakan, siap menjalankan hasil rapat kerja MKKS SMK dengan program ‘SMK Mbangun Desa’, dalam program ini untuk satu SMK minimal mengajukan empat desa yang akan dijadikan binaan dalam bentuk sinergitas.

Menurutnya, saat ini kelembagaan SMK Satya Praja 2 Petarukan sedang menghimpun materi apa yang dibutuhkan yang bisa dikolaborasikan ke desa dengan menyesuaikan jurusan yang ada di sekolahnya.

“Sekolah harus bisa berkolaborasi, untuk meningkatkan perekonomian desa tersebut. Contoh terkait teknologinya,” kata Purwo di ruang kerjanya, Senin (26/4/21).

Diharapkan, nantinya pihak sekolah dapat bersinergi dengan baik dengan pemerintah desa sesuai kejuruan yang dimiliki sekolah dengan kebutuhan desa. Hal ini juga bertujuan untuk peningkatan sumber daya yang ada di desa dan di sekolah.

Ia mencontohkan, di sekolah ada Jurusan Tehnik Mesin yang bisa bersinergi membantu bengkel yang ada di desa. Kemudian, ada Jurusan Tata Niaga bisa sinergi dengan pemasaran produk unggulan BUMDes, atau Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak juga dapat membuat website untuk marketing online.

Disinggung terkait sumber anggaran, Wakil Bupati menyatakan belum mengetahui teknisnya, atau masuk ke program desa melalui musrenbang atau sumber anggaran lain.

“Saya belum tau teknisnya bagaimana, yang jelas kita masih menghimpun kebutuhan desa dengan yang dimiliki sekolah, kemudian kita komunikasikan lebih lanjut ke pihak desa,” pungkasnya.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

SatReskrim Polres Tanjung Pinang Tak Hadir, Praperadilan Kakek Renta Ditunda

Read Next

Stop! Kisruh ESDM Vs BPH Migas