25 June 2022, 21:15

Slamet: Apakah Negara Ini Kalah Dengan Mafia Impor, Sehingga Mengabaikan Penderitaan Petani

Anggota Komisi IV DPR RI Slamet - dok DPR

Anggota Komisi IV DPR RI Slamet – dok DPR

daulat.co – Anggota Komisi IV DPR RI Slamet mengatakan jika saat ini negara dihadapkan dengan kenyataan pahit. Hampir semua kebutuhan pangan masyarakat disediakan dari impor, seperti gula, daging, garam, dan yang lainya.

Kondisi demikian, impor bahan pangan, menurutnya akibat buruknya pengelolaan pangan dalam negeri. Dimana terjadi tumpang tindih kewenangan dan sulitnya melakukan koordinasi antar kementerian dan lembaga adalah masalah yang masih kerap terjadi.

“Saya mengingatkan kepada pemerintah agar tidak main-main dalam persoalan pangan, sebab pertanian adalah hidup mati bangsa,” tegas Slamet di Gedung DPR RI, Senyan Jakarta, Selasa (23/3).

Disampaikan, rencana impor 1 juta ton beras oleh pemerintah merupakan langkah yang tidak berpihak pada petani dalam negeri. Penolakan yang masif dari masyarakat tidak boleh diabaikan oleh pemerintah. Ia mempertanyakan kenyataan di masyarakat namun pemerintah tetap ngotot melakukan impor beras.

“Apakah negara ini telah kalah dengan mafia impor, sehingga mengabaikan penderitaan petani,” ucap Slamet.

Politisi PKS itu menambahkan, rencana impor beras jangan sampai membentuk narasi publik, bahwa pemerintah telah secara sengaja melemahkan petani Indonesia. Karena itu pula, ia meminta DPR secara resmi mengajukan kepada Presiden Joko Widodo agar membatalkan impor beras.

“Kalau kemudian tetap dilakukan impor, maka sebagai tanggung jawab kepada rakyat agar Pimpinan membentuk pansus,” ucap Slamet.

Terakhir, dia mengingatkan kepada pemerintah agar patuh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan segera membentuk Badan Pangan Nasional sebagai amanah dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012.

(Sumitro)

Read Previous

Tingkatkan Kualitas ASN, Kemenag Rancang Sistem Diklat Berkemajuan

Read Next

Suap Izin Ekspor Benur, Edhy Prabowo Dkk Segera Diadili