11 April 2021, 10:06

Sesalkan Politik Pecah Belah, Forum Pendiri Demokrat Dukung Sikap Tegas Ketum AHY

Ketum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Ketum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

daulat.co – Plt Ketua Umum Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD-PD), Steven Rumangkang, menyebut gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat tidak sesuai dengan pemikiran para pendiri dan senior Partai Demokrat.

Steven sendiri merupakan salah satu dari 99 penandatangan deklarasi pendirian Partai Demokrat tahun 2001 lalu. Ia adalah putra dari almarhum Vence Rumangkang, salah satu pendiri Partai Demokrat dan mantan Ketua Umum FKPD-PD.

“Partai Demokrat partai yang dinamis. Banyak perbedaan pendapat yang terjadi. Tapi tidak terbayang bagaimana kemudian perbedaan pendapat internal ini dieksploitasi dengan berkonspirasi bersama pihak eksternal,” tegas Steven dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu 27 Februari 2021.

Menurutnya, perbedaan pendapat sebenarnya sudah biasa terjadi dalam organisasi, termasuk organisaso partai politik. Namun bukan berarti perbedaan pendapat itu membuka ruang untuk berkonspirasi dengan pihak eksternal untuk memenuhi ambisi politik pribadi. Tindakan yang disebutnya bisa mengurangi marwah para pendiri dan deklarator PD.

Steven lantas mengomentari pernyataan Aswin Ali Nasution, Ketua Umum Kader Muda Demokrat, yang mendesak digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) dengan mengusulkan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko untuk mengambilalih. Alasannya Partai Demokrat mengalami penurunan.

“Penurunan dari mana? Di Pilkada 2020 kita menang melampui target, tren elektabilitas partai dan tokoh, termasuk elektabilitas Ketum terus naik,” tutur Steven.

Ia justru mempertanyakan jika ada kader yang tahu elektabilitas Ketum Agus Harimurti Yudhoyono selalu tinggi, namun malah mengusulkan agar AHY diganti dengan mereka yang elektabilitasnya lebih rendah. Sikap yang menurutnya karena mengikuti nafsu kekuasaan, namun hilang akal.

Steven memastikan seluruh pendiri dan deklarator PD serta kader-kader senior tetap setia serta loyal terhadap Ketum AHY dan kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres V Partai Demokrat tahun 2020. Ia mengaku kecewa karena Nama Pendiri dan Deklarator PD sempat dicatut oleh orang-orang dibalik gerakan pengambilalihan Demokrat.

“Mereka tidak menggunakan akal sehat malah pakai taktik devide et impera, pecah belah dan kuasai,” tegasnya.

Steven mendukung langkah-langkah Ketum AHY untuk bertindak cepat dan tegas mematahkan gerakan pengambilalihan Partai Demokrat dengan melakukan konsolidasi seluruh pengurus serta kader. Khususnya mereka yang kasak-kusuk akan menggelar KLB.

(Sumitro)

Read Previous

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Jadi Tersangka Penerima Suap

Read Next

Serap Masukan, Menteri Agama Gelar Pertemuan Dengan Pimpinan Ormas Islam