16 May 2021, 23:15

Sekjen Gerindra Apresiasi Peran Ulama di Tengah Pandemi Covid-19

daulat.co – Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyampaikan jika peran alim ulama dalam menghadapi krisis karena pandemi Covid-19 sangat besar. Kata dia, tantangan terbesar di masa Covid-19 adalah kehidupan ekonomi yang lesu. Daya beli masyarakat anjlog dan perdangan kurang bergairah.

Pernyataan itu disampaikan Muzani saat bersilaturahmi dengan para ulama dan habaib se-Jakarta di Masjid Raya Hasyim Asy’ari, Cengkareng, Jakarta Barat. Ia hadir didampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra H Kamarussamad dari Dapil Jakarta 3 dan disambut Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Raya Hasyim Asy’ari, KH Mahfudz Asirun.

“Situasi ini membawa dampak psikologis bagi umat, yaitu munculnya pesimisme di tengah masyarakat. Di sinilah kita patut bersyukur ada alim ulama yang terus membangkitkan optimisme, bahwa insya Allah Covid-19 akan berakhir. Karena ajaran agam menyatakan setiap penyakit pasti ada obatnya,” ujar Muzani.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini dorongan semangat dari para ulama inilah yang membuat umat teguh dalam kesabaran, karena sabar bagian penting yang selalu disampaikan oleh para ulama.

Selain kesabaran, para ulama juga mengajarkan nilainpositif dengan tidak berhenti berikhtiar. Walaupun tantangan berat lainnya di era digitalisasi,telah membuka semua akses informasi. Sehingga apa yang disampaika  para alim ulama, para kyai dan para ustdz, sering berbenturan karena ada paradoks dengan kehidupan  nyata.

“Inilah beban berat para ulama, untuk terus dengan sabar membentengi umat dengan panduan ajaran agama, ahlak yang mulia, keteladanan berdasarkan moralitas yang tinggi telah membentuk peradaban ke Indonesiaan,” ujar Ahmad Muzani.

Di hadapan sekitar 30 ulama se-Jakarta yang hadir menjelang  waktu berbuka puasa, Ahmad Muzani menyampaikan rasa syukur bahwa para alim ulana terus menjaga Indonesia. Tanpa diminta dari dulu sampai sekarang  berkat doa-doa para ulama Indonesia tetao kokoh menghadapi segala tantangan disetiap zaman.

“Inilah sumbangsih besar para ulama dengan telaten, sabar dan ikhlas merajut peradaban ke-Indonesian,” ujar Ahmad Muzani.

(Sumitro)

Read Previous

Lagi, Eks Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi jadi Pasien KPK

Read Next

Begini Tanggapan PDAM Tirta Mulia Pemalang Soal Pipa Bocor