25 June 2022, 20:32

Segera Diadili di PN Jambi, Ini Pasal Dakwaan Orang Kepercayaan Zumi Zola

Palu Hakim - ist

Palu Hakim – ist

daulat.co – Terdakwa Apif Firmansyah segera diadili di Pengadilan Tipikor pada PN Jambi. Orang kepercayaan mantan Gubernur Jambi Zumi Zola itu akan duduk di kursi pesakitan menyusul dilimpahkannya berkas perkara dan surat dakwaan perkara dugaan suap terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, tim jaksa penuntut umum (JPU) pada KPK hari ini, Senin (14/3/2022) melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan Apif Firmansyah ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jambi.

Dengan pelimpahan tersebut, penahanan Apif sudah sepenuhnya menjadi wewenang Pengadilan Tipikor. Meski demikian, tempat penahanan Apif sementara ini tetap akan dititipkan pada Rutan KPK pada Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Tim jaksa masih akan menunggu penetapan penunjukan majelis hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan,” ujar Ali.

Dalam surat tuntutan JPU KPK, Apif akan didakwa dengan dakwaan kesatu Pasal 12B Undang-Undang (UU) Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP dan kedua, pertama Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP atau kedua Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam konstruksi perkara, Apif dipercaya untuk mengurus semua keperluan Zumi. Diantaranya mengelola kebutuhan dana operasional dengan meminta sejumlah fee proyek dari para kontraktor yang mengerjakan berbagai proyek di Provinsi Jambi.

Dari fee proyek, Apif diduga mengumpulkan uang dengan totak sekitar Rp 46 miliar. Uang yang terkumpul tersebut diberikan kepada Zumi dan keluarganya termasuk untuk keperluan pribadi Apif.

KPK juga menduga Apif menerima dan menikmati uang sekitar Rp 6 miliar untuk keperluan pribadinya. Dari jumlah itu, Apif baru mengembalikan Rp 400 juta ke KPK.

Dari jumlah uang Rp 46 miliar tersebut, diduga sebagiannya diberikan kepada Anggota DPRD Provinsi Jambi terkait uang ketok palu pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2017. Pemberian uang itu atas perintah Zumi.

Adapun kasus yang menjerat Apif merupakan pengembangan atas kasus yang menyeret sejumlah pihak sebagai tersangka, salah satunya Zumi. Sementara perkara Zumi telah diputus oleh pengadilan tipikor dan berkekuatan hukum tetap.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

KOKAM Juara Gerak Jalan Paling Tertib dan Rapi HUT Pemuda Panca Marga Jateng Ke-41

Read Next

Hartoko Budhiono Foundation Bersama Elemen Masyarakat Gotong Royong Bersih-bersih Mushola di Krajan Salatiga