22 January 2022, 16:24

Sangat Nyata! Setan Pocong Muncul di Bumirejo Pemalang

daulat.co – Hantu pocong berdiri di tengah Jalan Raya Desa Bumirejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Bukan hantu sebenarnya, melainkan hantu pocong jadi-jadian. Pocong sengaja dimanfaatkan warga untuk melayangkan protes atas kerusakan jalan.

Hantu pocong itu berdiri tepat di tengah jalan berlubang yang tidak jauh dari Kantor Pemerintahan Desa Bumirejo. daulat.co menyaksikan sendiri dengan seksama, Rabu 5 Januari 2022.

Tak pelak, kehadiran hantu pocong di tengah jalan itu mengagetkan warga sekitar. Tidak terkecuali pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut. Jika malam hari? Jangan dibayangkan bagaimana keseramannya. Terlebih, tidak ada lampu penerangan jalan di sekitar lokasi tersebut.

Belakangan, diketahui jika hantu pocong yang terbuat dari manekin atau alat peraga untuk pakaian itu dibuat oleh warga sebagai penanda agar pengguna jalan berhati-hati. Ketika melintas di Bumirejo. Pasalnya, jalan rusak, berlubang dan itu sudah berlangsung lama.

Salah satu warga setempat, Bejo Suyanto, menyebutkan, jalan rusak merupakan akses utama penghubung dari Desa Ambowetan menuju Desa Kaliprau. Akses jalan itu selalu ramai dilalui warga karena merupakan akses utama warga. Baik untuk beraktifitas warga ke sawah, anak-anak ke sekolah, warga ke pasar hingga akses menuju wisata pantai Kaliprau.

“Sudah beberapa kali dilakukan pengurugan bersama warga secara swadaya dengan puing sisa bongkaran rumah, dan tetap berlobang,” kata Bejo di lokasi, Rabu 5Januari 2022.

Menurutnya, pihak pemerintah desa bersama warga sudah melakukan beberapa upaya menambal jalan lubang tersebut karena sering terjadi kecelakaan bagi pengguna jalan. Sayang, kerusakan terus tak terhindarkan.

Kepala Desa Bumirejo, Suraji, sebelumnya ‘turut’ memberikan kritikan pedas kepada pemerintah daerah Kabupaten Pemalang. Itu disampaikan langsung dalam sesi diskusi pada acara rapat koordinasi Kepala Desa se-Kabupaten Pemalang baru-baru ini.

“Nonsens (omong kosong; red) Program Unggulan Desa Wisata dan Kota Industri bisa berjalan maksimal, jika infrastruktur jalan tidak segera diperbaiki,” tegas Suraji

Ia mengaku mendukung program Desa Wisata (Dewi) dan Kota Industri (Koin) yang menjadi program unggulan Pemerintah Kabupaten Pemalang dibawah kepemimpinan Bupati Mukti Agung Wibowo dan Wakil Bupati Mansur Hidayat.

Kata dia, Program Desa Wisata dan Kota Industri, akan berjalan lebih maksimal jika sebelumnya didukung program pembangunan infrastruktur jalan. Infrastruktur dasar masyarakat yang sudah lama mengalami kesusahan dan dikeluhkan masyarakat.

Masyarakat, pada umumnya menilai keberhasilan pemerintah dilihat dari akses atau infrastruktur jalan yang baik. Sebab dengan kondisi jalan yang baik semua program pemerintah akan terlaksana dengan baik termasuk dalam mendukung dan menunjang kegiatan perekonomian masyarakat.

“Permintaan masyarakat Pemalang sebenarnya sangat simpel, masyarakat Pemalang hanya butuh akses jalan dengan kondisi baik,” ungkap Suraji.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Musda Demokrat NTT Sejalan Dengan “Semangat” AHY Membesarkan Partai

Read Next

Pidato Gus Muhaimin Menggambarkan Kenyataan Riil di Masyarakat