29 May 2024, 12:59

Saksi Akui Ihsan Yunus Dapat Proyek di Kemensos Rp 54 Miliar

Ilustrasi suap

Ilustrasi suap

daulat.co – Politikus PDIP Ihsan Yunus disebut mendapatkan proyek penanganan Covid-19. Proyek yang didapat mantan Wakil Ketua Komisi VIII itu senilai Rp 54,43 miliar.

Demikian terungkap saat Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kementerian Sosial (Kemensos) M Syafii Nasution bersaksi dalam sidang lanjutan perkara suap dana bantuan sosial (Bansos) Covid-19 dengan terdakwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara, di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (14/6/2021).

Ihwal paket sebesar Rp 54,43 miliar itu mengemuka saat jaksa penuntut umum pada KPK mengonfirmasi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Syafii Nasution.

“Dalam berita acara pemeriksaan (BAP) nomor 6 saudara mengatakan ‘Selanjutnya saudara Ihsan Yunus mendapatkan total paket sebesar Rp 54.430.150.000 yang terdiri dari paket-paket sebagai berikut sebagaimana dalam tabel nomor 1 nama paket pengadaan bantuan penanganan Covid-19 PT DS Solution’, apa keterangan ini betul?,” tanya JPU KPK, Ikhsan Fernandi kepada Syafii yang duduk di kursi saksi.

“Betul,” jawab Syafii.

Dalam persidangan, jaksa juga membacakan BAP Syafii yang menerangkan paket-paket yang berasal dari kuota milik Ihsan Yunus. Berikut paket-paket yang totalnya Rp 23 miliar tersebut :

1. Paket sembako 5.000 paket PT Cyber Teknologi Nusantara dengan nilai kontrak Rp 1 miliar.

2. Paket sembako 10 ribu paket PT Cyber Teknologi Nusantara dengan nilai kontrak Rp 2 miliar.

3. Paket sembako 45 ribu paket PT Cyber Teknologi Nusantara dengan nilai kontrak Rp 9 miliar

4. Paket sembako 55 ribu paket PT Cyber Teknologi Nusantara dengan nilai kontrak Rp 11 miliar

Diakui Syafii, secara teknis paket-paket pekerjaan milik Ihsan kemudian dikerjakan staf atau operator yang mengurus paket-paket pengadaan milik Ihsan di Kemensos. Staf tersebut yakni Agustri Yogasmara alias Yogas dan Iman Ikram yang merupakan adik kandung Ihsan Yunus.

“Seluruh paket diurus Yogas dan Iman Ikram ya? Betul ya?” cecar jaksa.

“Iya,” jawab Syafii.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Jokowi Minta DKI Jakarta Lakukan 100 Ribu Vaksinasi Per Hari

Read Next

Dekat dengan Eks Mensos Juliari, Politikus PDIP Dapat Proyek Puluhan Miliar