23 June 2021, 17:48

Realisasi Anggaran Kemenkeu Sampai Juni 2021 Sebesar Rp 24,79 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani

daulat.co – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan realisasi anggaran Kementerian Keuangan termasuk Badan Layanan Umum (BLU) dan non BLU hingga 8 Juni 2021 sebesar Rp24,79 triliun atau 53,58 persen dari pagu yang sebesar Rp46,2 triliun.

“Kami terus melakukan tracking antara penggunaan anggaran dan kinerja organisasi. Nanti akan kami sampaikan bagaimana desain dari penganggaran kita ubah sehingga kita makin bisa melihat hubungan setiap rupiah yang dibelanjakan dengan output, outcome, dan kinerja yang ingin dicapai oleh Kementerian Keuangan,” ujar Menkeu dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta,bKamis (10/06/2021).

Menkeu menjelaskan realisasi tersebut terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp10,84 triliun atau 52,72 persen dari pagu Rp20,57 triliun, belanja barang sebesar Rp13,64 triliun atau 59,78 persen dari pagu Rp22,82 triliun, dan belanja modal sebesar Rp305,46 miliar atau 10,61 persen dari pagu Rp2,88 triliun.

“Dilihat dari year-on-year growth, Kemenkeu anggarannya negative growth, itu terjadi dua tahun berturut-turut, tahun 2020 dan 2021. Meskipun dengan anggaran yang menurun, dengan guncangan yang besar, Kemenkeu tetap menjaga kinerja,” kata Menkeu.

Lebih rinci, realisasi anggaran non BLU sebesar Rp13,54 triliun atau 42,43 persen dari pagu yang sebesar Rp31,91 triliun. Capaian ini meliputi belanja pegawai sebesar Rp10,84 triliun atau 52,72 persen dari pagu Rp20,57 triliun. Belanja barang sebesar Rp2,39 triliun atau 28,17 persen dari pagu Rp8,49 triliun. Sedangkan belanja modal Rp305,13 miliar atau 10,69 persen dari pagu Rp2,85 triliun.

Di sisi lain, realisasi untuk BLU sebesar Rp11,25 triliun atau 78,36 persen dari pagu yang sebesar Rp14,36 triliun. Capaian ini meliputi belanja barang Rp11,25 triliun atau 78,5 persen dari pagu yang sebesar Rp14,33 triliun dan belanja modal Rp0,33 miliar atau 1,29 persen dari pagu Rp25,36 miliar.

Muh Nurrohman

Read Previous

PRIMA Tegas Tolak Kenaikan PPN dan Pajak Sembako

Read Next

Menhub Apresiasi Percepatan Pembangunan Bandara Soedirman Purbalingga