21 October 2021, 10:01

Ramah Tamah Dengan Wartawan, Bupati Pemalang Diminta Copot Kadis Kominfo

daulat.co – Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo mengadakan ramah tamah dan sambut rasa Mas Bupati dengan wartawan Pemalang di Kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Kawasan Widuri, Kamis, 7 Oktober 2021.

Dalam pertemuan itu, para wartawan, baik online, cetak maupun televisi menyampaikan keluhan saat melakukan liputan di wilayah Pemalang. Dimana awak media sering menemui kesulitan menemui narasumber dari pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meski sebelumnya sudah membuat janji untuk wawancara.

Muhtarom, wartawan TVRI Wilayah Pantura menyampaikan, ketersediaan informasi untuk wartawan di Kabupaten Pemalang masih sangat minim diperoleh. Padahal sebagai wartawan televisi dirinya ditarget oleh perusahaannya dalam mencari berita.

“Masih sangat sulit mendapatkan berita di Pemalang, semua OPD dan instansi terkait tertutup, susah ditemui meski sudah membuat janji wawancara,” tegas Muhtarom menyampaikan keluhannya kepada Bupati Pemalang.

Sementara, Abimanyu wartawan dari daulat.co menanyakan kepada Bupati Agung terkait peran Diskominfo yang dinilainya mandul dan disebutnya alergi terhadap wartawan.

Menurut Abi, sejak dijabatnya Pelaksana Tugas kepala Dinas kominfo baru-baru ini, justru banyak menimbulkan polemik kepada teman-teman wartawan. Terlebih dalam mengakses sebuah informasi untuk disampaikan kepada publik.

“Untuk bertemu kepala dinas, kita harus melalui beberapa orang dan dilempar sana-sini. Terlebih informasi yang ada di Diskominfo sangat tertutup kepada teman-teman media,” kata Abimanyu.

“Pada dasarnya Diskominfo saat ini mandul dan dinilai alergi kepada media,” sambungnya diikuti teriakan Ganti Plt dari para wartawan yang hadir.

Abi berharap, dengan adanya pertemuan  awak media dan pemerintah daerah dapat menjalin kembali kemitraan yang selama ini sudah berjalan baik sebelum adanya pelaksana tugas kepala Dinas Kominfo.

“Harapan kami, Bupati Pemalang segera mengevaluasi kinerja Kadis Kominfo dan menunjuk orang yang bisa menjalin komunikasi dengan awak media,” kata dia.

Menanggapi keluhan para wartawan, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo berjanji akan menyampaikan hal ini kepada kepala dinas dan instansi terkait untuk lebih terbuka dan tidak menutup informasi kepada wartawan.

Terkait Diskominfo, Bupati Agung juga merasa kecewa dengan kinerjanya. Sebab selama ini Diskominfo tidak update informasi kegiatan pemerintah kabupaten Pemalang.

“Jangankan kalian (wartawan), saya sendiri selalu Bupati saja komplain kinerja Diskominfo,” kata Bupati Pemalang.

Hal ini disampaikan Agung bukan tanpa dasar, pasalnya website milik pemerintah Kabupaten Pemalang yang seharusnya dapat diakses oleh semua pihak termasuk media tidak pernah update pemberitaan atau informasi kegiatan Pemerintahan.

“Website pemerintah Kabupaten Pemalang terakhir dilihat pemberitaan tahun 2018. Selama ini kerjanya apa. Masa kalah dengan website milik desa yang selalu update,” ujar Agung.

Pada kesempatan itu, Bupati Agung bertanya langsung kepada Sekda Pemalang dan Plt Diskominfo, apakah bersedia menjalin kemitraan dengan wartawan di Pemalang. Pertanyaan itu langsung disanggupi oleh sekda dan Diskominfo.

“Mari sama-sama bangun Pemalang, kemajuan dan keberhasilan Kabupaten Pemalang bergantung pada pemberitaan dari awak media,” pungkas Agung.

Pada pertemuan itu, sempat terjadi insiden kericuhan antar para wartawan karena pembawa acara tiba-tiba memberhentikan acara tanya jawab pada sesi pertama, yang semula disepakati tanya jawab dalam tiga sesi.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

KPK Usut Dugaan Korupsi Pembelian LNG Pertamina

Read Next

Forum BUMDes Bersama Kabupaten Pemalang Sampaikan LPJ Melalui Mabes