23 May 2024, 23:10

PT DKI Korting Hukuman Djoko Soegiarto Tjandra jadi 3,5 Tahun Penjara

Djoko Tjandra - istimewa

Djoko Tjandra – istimewa

daulat.co – Hukuman Djoko Soegiarto Tjandra dikorting Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menjadi 3 tahun 6 bulan penjara. Sebelumnya pada pengadilam tingkat pertama, Djoko Tjandra divonis 4 tahun dan 6 bulan penjara.

Persidangan pada tingkat pengadilan tinggi itu diketuai oleh Muhamad Yusuf dengan anggota Haryono, Singgih Budi Prakoso, Rusydi, dan Renny Halida Ilham Malik.

“Menjatuhkan pidana oleh karenanya terhadap Terdakwa dengan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun dan 6 (enam) bulan dan pidana denda sebesar Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 (enam) bulan,” seperti dikutip dari amar putusan yang dilansir di laman resmi MA, Rabu (28/7/2021).

Dalam menjatuhkan putusannya hakim mempertimbangkan sejumlah hal. Untuk hal memberatkan Djoko Tjandra dinilai telah melakukan perbuatan tercela. Bermula dari adanya kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali yang berdasarkan putusan Mahkamah Agung tanggal 20 Februari 2012 Nomor 100 PK/Pid.Sus/2009 Jo. putusan Mahkamah Agung tanggal 11 Juni 2009 Nomor 12 PK/Pid.Sus/2009 Terdakwa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana.

“Bahwa perbuatan yang menjadi dakwaan dalam perkara ini dilakukan Terdakwa untuk menghindar supaya tidak menjalani putusan Mahkamah Agung tersebut,” terang hakim.

Sementara itu untuk hal yanh meringankan Djoko Tjandra dinilai telah menjalani pidana penjara berdasarkan putusan Mahkamah Agung tanggal 20 Februari 2012 Nomor 100 PK/Pid.Sus/2009 Jo. putusan Mahkamah Agung tanggal 11 Juni 2009 Nomor 12 PK/Pid.Sus/2009 dan telah menyerahkan dana yang ada dalam Escrow Account atas rekening Bank Bali qq. PT Era Giat Prima milik Terdakwa sebesar Rp 546.468.544.738.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta sebelumnya menjatuhkan hukuman 4 Tahun dan 6 bulan pidana badan dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara terhadap Djoko Tjandra.

Hakim menyatakan Djoko Tjandra terbukti telah menyuap dua jenderal polisi terkait pengecekan status red notice dan penghapusan namanya dari Daftar Pencarian Orang (DPO) di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Joko Tjandra juga terbukt menyuap Pinangki Sirna Malasari terkait upaya permohonan fatwa MA.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Sampah Medis Meningkat, BRIN Kembangkan Teknologi Pengolah Limbah

Read Next

Wapres Ma’ruf Amin Dorong Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah