19 June 2024, 17:08

Program Stunting Harus Jadi Kerjasama Antar Kementerian

daulat.co – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menilai bahwa program penanganan stunting di Indonesia harus menjadi kerja bersama Kementerian dan Lembaga. 

Di Kementerian Agama, hal itu akan menjadi perhatian seluruh direktorat. “Ini harus menjadi kerja bersama, mengatasi masalah stunting,” kata Wamenag saat mewakili Menag Fachrul Razi menghadiri acara Scaling Up Nutrition Indonesia, Annual Meeting 2019, di Hotel Double Tree, Cikini, Jakarta Pusat, Jum’at (201/12).

Menurut Zainut, sudah ada beberapa program berjalan di Kementerian Agama. Di Ditjen Bimas Islam misalnya, sudah ada pendidikan pranikah, bimbingan perkawinan, dan lain sebagainya. 

Zainut berharap di Ditjen Pendidikan Islam juga bisa melakukan program stunting melalui madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan Islam, dan lainnya.

“Semua direktorat di Kemenag harus mempunyai program penanganan stunting ini, termasuk di Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Penyuluhan tentang stunting bisa disampaiakan saat manasik haji, karena banyak perempuan yang menjadi jemaah haji,” kata Zainut.

Zainut berharap penanganan masalah stunting ini menjadi kesadaran bersama yang harus terus ditumbuhkembangkan sejak dini dan menyeluruh. “Ini harus ditumbuhkan kepada masyarakat dari dini. Penanganan ini harus dari hulunya,” imbuh Wamenag.
 

Read Previous

UIN Jakarta Beri Penghargaan Lukman Hakim Sebagai Pencetus Moderasi

Read Next

Resolusi Jihad Bukti Kesadaran Berbangsa dan Beragama