22 June 2024, 02:38

Program Ketahanan Pangan, Agus Sukoco Bertekad Hidupkan Kembali Food Estate

daulat.co – Bakal calon Bupati Pemalang Agus Sukoco bertekad menghidupkan kembali keberadaan lumbung pangan jika terpilih menjadi Bupati Pemalang bersama bakal cawabup Eko Priyanto dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020.

Ikhtiar calon bupati yang diusung PDI Perjuangan itu sejalan dengan program ketahanan pangan Presiden Joko Widodo yang baru-baru ini digelorakan kembali dari Kalimantan Tengah. Presiden menugaskan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai penanggungjawab program cadangan strategis pangan tersebut.

“Saya akan membangun Pemalang mulai dari desa. Karena apa? Persoalan negara ini ada di desa. Pemuda ada di desa, kemiskinan ada di desa, pesantren ada di desa, pertanian ada di desa, stunting ada di desa, infrastruktur dasar ada di desa. Program saya adalah membangun Pemalang dari desa, untuk Pemalang maju dan hebat,” terang Agus kepada daulat.co, Selasa (14/7).

Lumbung pangan, kata Agus Sukoco yang juga Ketua DPRD Pemalang, akan diberikan perhatian khusus. Keberadaannya di desa akan dihidupkan kembali. Kemudian secara bertahap ke pemenuhan kebutuhan sandang dan kebutuhan papan masyarakat. Tiga kata kuncinya adalah Wareg, Wasis dan Waras, sehingga tercipta kondusifitas masyarakat

“Lumbung pangan bisa dilaksanakan di masing-masing desa, karena pertanian ada di desa semua. Lumbung pangan yang dulu pernah ada itu (kami) dihidupkan kembali,” jelasnya.

Agus menjelaskan, sektor pertanian di Pemalang khususnya untuk komoditas padi selama ini produktifitasnya melimpah. Sampai-sampai, hasil panen padi ‘diekspor’ ke daerah lain. Sektor ini akan digenjot lagi ke depan dengan mendukung infrastruktur irigasi, pupuk pertanian, hingga menghidupkan kembali keberadaan lumbung pangan.

Untuk menjaga sekaligus meningkatkan produktifitas petani, ke depan ia akan memetakan persoalan ini dengan instansi terkait. Termasuk mengatur dan mengawasi kemungkinan dilakukannya peralihan lahan persawahan untuk pemukiman. Ia akan mempertahankan agar tidak seenaknya dijadikan pemukiman warga.

“Kan ada RTRW-nya, oh ini daerah pertanian, daerah kuning, daerah hijau semua kan jelas. Kita harus pertahankan tanah sawah yang ada di desa, jangan sampai tanah yang merupakan persawahan ditabrak untuk perumahan. InsyaAllah nanti kami kalau sudah duduk (terpilih), kami akan bekerjasama dengan baik,” kata dia.

Mengenai misi besarnya membangun Pemalang dari desa, Agus menyebut bukan semata karena menjadi salah satu program besar Nawa Cita Presiden Jokowi, yakni membangun daerah pedesaan. Namun lebih karena kondisi dan secara geografis Pemalang mayoritas penduduknya ada di sektor pertanian.

“Ini tanggung jawab bersama, kita akan ajak pengusaha-pengusaha dan tokoh-tokoh yang selama ini menikmati hasil bumi Pemalang untuk berkontribusi dalam pembangunan perdesaan, istilahnya ‘Yuk Mbangun Pemalang’,” pungkas Agus Sukoco.

(Sumitro)

Read Previous

Catat! Nih Harapan Kades Untuk Calon Bupati Pemalang

Read Next

Pelaku Pembunuhan Keji Ibu Mertua di Majalangu Didakwa Hukuman Mati