27 May 2024, 14:10

Program Deradikalisasi Siap Dilaksanakan Kemenko Polhukam

daulat.co – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD tegaskan akan melaksanakan deradikalisasi sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Jokowi.

“Pokoknya kita melakukan program deradikalisasi, apa sih radikalisme? Yaitu suatu gerakan atau paham yang ingin menawarkan alternatif lain terhadap ideologi dengan cara keras, cara kekerasan artinya tidak prosedural maka disebut radikal,” kata Mahfud MD usai bertemu dengan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta.

Menko Polhukam menjelaskan bahwa berbeda dengan radikal, ada yang namanya gradual. Di mana gradual dilaksanakan secara bertahap atau sedikit demi sedikit, sedangkan radikal dilakukan secara langsung atau radik dengan kekerasan dan paksaan.

“Salah satu pesan Presiden, kita diminta melakukan deradikalisasi. Supaya diingat, saya ini tidak pernah mengatakan orang Islam itu radikal, saya mengatakan kelompok radikal, kelompok radikal itu bisa orang Islam, bisa tidak,” ujar Mahfud MD.

Menurut Menko Polhukam, gerakan atau paham radikal bisa terjadi di mana saja, tidak memandang agama manapun. Jadi pelaku radikal tidak hanya berasal dari agama tertentu, tapi bisa saja terjadi di agama-agama lain.

“Sebab itu jangan di belok-belokan kalau mengatakan, ‘oh Pak Mahfud selalu menjelekan Islam radikal’, tidak penah saya mengatakan orang Islam radikal. tetapi ingat banyak juga yang ditangkap dan dihukum karena radikalisme bukan orang Islam, jadi jangan dikacaukan,” jelas Mahfud MD.

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Mahfud MD Imbau Masjid Sampaikan Dakwah Yang Menyejukkan

Read Next

Gempa Ambon, Jokowi: Rumah Rusak Berat Dibantu Rp50 Juta