23 May 2024, 23:21

Pimpinan DPR Ingatkan Dubes Arab Saudi Tidak Merespon Berlebihan Soal Polemik Pemberangkatan Haji 2021

Sufmi Dasco

Sufmi Dasco

daulat.co – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa surat yang disampaikan Duta Besar Arab Saudi yang ditujukan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani sudah tersebar kepada publik. Sufmi kembali mengingatkan pernyataan sebelumnya perihal penyelenggaraan Haji 2021.

Dimana pada Senin 31 Mei 2021 lalu, usai sidang paripurna dirinya menjelaskan kepada wartawan. Salah satunya soal masalah haji dan vaksin Sinovac yang belum disetujui oleh Pemerintah Kerjaan Arab Saudi bagi calon jamaah haji.

Pada saat itu, dirinya menjawab jika saat ini sebaiknya tidak membahas soal vaksin Covid-19 bagi calon jemaah haji. Terpenting, saat itu menjawab pertanyaan wartawan adalah soal kepastian berapa kuota haji yang didapatkan Indonesia dari Pemerintah Arab Saudi.

“Jadi musti dipastikan dulu soal
kuota haji tersebut,” tegas Dasco dalam keterangan tertulisnya, Jumat 4 Juni 2021.

Dirinya tidak ada maksud membuat kegaduhan, namun lebih menekankan gaar tidak membahas terlebih dahulu tentang vaksin. Melainkan memastikan dulu apakah Indonesia mendapatkan kuota haji atau tidak. Sebab informasi terbaru yang didapatkannya, Indonesia tidak mendapatkan kuota haji karena adanya pembatasan karena pandemi Covid-19.

“Selaku Pimpinan DPR, saya berkomunikasi dengan banyak pihak termasuk dengan otoritas (sebagaimana disebutkan dalam surat) terkait dengan perkembangan kuota haji ini,” ucap politisi Gerindra itu.

Ia menjelaskan, sampai tanggal 28 Mei 2021 adalah batas permintaan Pemerintah Indonesia untuk diberikan informasi dari Pemerintah Arab Saudi tentang kuota haji untuk Indonesia yang belum ada kepastian.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia perlu mempersiapkan banyak hal baik itu vaksinasi, persiapan catering bagi calon jamaah haji, pesawat, pemondokan dan lain sebagainya hanya dengan jangka waktu 1,5 karena telah lewat dari batas waktu yang diminta Pemerintah Indonesia yaitu tanggal 28 Mei 2021.

“Maka dari itu, saya mengapresiasi keputusan dari Menteri Agama Republik Indonesia yang mengambil keputusan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji asal Indonesia,” ucapnya.

Di samping itu, karena belum ada informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi, juga secara tengat waktu tidak memungkinan bagi Indonesia memberangkatkan jamaah haji.

Masih kata Dasco, keputusan kuota haji tahun ini adalah kewenangan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Maka dari itu, ia meminta kepada Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, HE Essam Bin Ahmed Abid Altaqafi untuk tidak merespon secara berlebihan terkait polemik ini.

“Cukup memastikan dan menyampaikan informasi resmi kepada Pemerintah Indonesia terkait dengan keputusan Pemerintah Kerjaan Arab Saudi dalam hal pelaksanaan ibadah haji tahun ini, di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya.

(Sumitro)

Read Previous

Respon Aspirasi Publik, BKN Terbitkan Sertifikat Hasil SKD

Read Next

Malaysia Lockdown, Edy Wuryanto Ingatkan 7300 Ribu TKI Pulang ke Tanah Air Harus Dikawal