22 June 2024, 04:32

Pilkada Pemalang Ditunda? Ini Penjelasan Ketua KPUD

daulat.co – KPU RI menunda tiga tahapan pelaksanaan Pilkada 2020. Tiga tahapan yang ditunda itu ialah pelantikan panitia pemungutan suara (PPS), verifikasi bakal calon perseorangan rekrutmen PPDP, serta pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Selain penundaan Pilkada 2020, KPU RI juga berencana menunda pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Ada tiga opsi dari rencana ini, pertama diundur ke tanggal 9 Desember 2020, opsi kedua tanggal 17 Maret 2021 dan opsi ketiga pada 29 September 2021.

Menindaklanjuti hal tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemalang, Mustaghfirin, mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut dari KPU RI berkaitan dengan penundaan pelaksanaan Pilkada.

“Sikap kami menunggu dari KPU RI, walaupun ada beberapa opsi yang disampaikan KPU dalam RDP (dengan DPR RI). Sampai saat ini karena belum ditunda, rujukannya Undang-Undang 10 Tahun 2016,” terang Firin-sapaannya, kepada daulat.co, Jumat 3 April 2020.

KPUD Pemalang enggan berkomentar lebih jauh mengenai rencana penundaan Pilkada, karena hal itu merupakan kewenangan KPU Pusat. Di sisi lain, berkenaan dengan penundaan tiga tahapan Pilkada Pemalang, pihaknya memutuskan telah menunda masa kerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Senin 30 Maret 2020.

Firin menjelaskan, pada 29 Februari 2020 lalu pihaknya telah melantik 42 anggota PPK se-Kabupaten Pemalang. Selanjutnya, usai dilantik PPK langsung bekerja di bulan Maret 2020. Namun karena ada wabah virus Corona, per 1 April 2020, PPK ditunda pekerjaannya sampai dengan waktu yang akan ditentukan kemudian.

“Jadi dia (PPK) sudah bekerja selama satu bulan, karena ada wabah corona, kita tunda sementara per 1 April,” kata dia.

Untuk diketahui, pada pembahasan terakhir antara KPU RI dan DPR RI, sepakat menunda penyelenggaraan Pilkada serentak 2020. Hal itu diputuskan dalam rapat di Komisi II DPR yang menghadirkan Kemendagri, KPU RI, Bawaslu RI dan DKPP.

“Pilkada ini pasti akan melibatkan banyak orang dan kalau melibatkan banyak orang itu sangat mengambil resiko untuk terjadi penyebaran virus ini. Maka kami semua sepakat tadi Pilkada serentak 2020 ini tahapannya ditunda,” udao Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia, Kamis 2 April 2020 kemarin.

(Sumitro)

Read Previous

Realisasi Tahap Pertama Penanganan Covid-19 Lazismu

Read Next

Awas, Pintu Masuk Corona di Pemalang Dari Empat Penjuru Mata Angin