21 May 2024, 22:59

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dalam Menganalisis Konversi Satuan Benda Melalui Model Problem Based Instruction Berbantuan Media Audio Visual

HASIL pengalaman sebagai guru di SD Negeri 03 Jojogan Watukumpul – Pemalang, di saat melakukan penilaian terhadap hasil proses belajar siswa dalam pembelajaran dalam KD diatas pada siswa kelas III semester 1 SD Negeri 03 Jojogan Watukumpul Pemalang Tahun Pelajaran 2020/2021, masih banyak yang dibawah standar ketentuan minimal (KKM) yaitu 70.

Penyebabnya adalah minat belajar menganalisis konversi satuan benda melalui model Problem Based Instruction (PBI) berbantuan audio visual dan sebabnya minat siswa masih rendah.

Terjadinya kegagalan diatas disebabkan minat belajar siswa rendah. Rendahnya minat belajar serta ketelitian siswa dalam menganalisis konversi satuan benda melalui model PBI berbantuan media audio visual sehingga hasil ulangan siswa rendah.

Hal ini penyebabnya karena guru kurang inovasi menggunakan model pembelajaran yang kooperatif. Hal ini sesuai pendapat Slavin (2000: 8 ), bahwa dalam pembelajaran kooperatif, para peserta didik akan duduk bersama dalam kelompok yang beranggotakan 4 orang untuk menguasai materi yang disampaikan guru.

Dari pengalaman mengajar sebagai guru kelas SD Negeri 03 Jojogan Kecamatan Watukumpul, akhirnya menggunakan Model Problem Based Instruction dalam mengajar kompetensi tersebut. Karena penulis meyakini bahwa Model Problem Based Instruction merupakan salah satu Metode Cooperatif Learning : sifat belajar Cooperative Learning tidak sama dengan belajar kelompok. Siswa akan termotivasi untuk dapat mengungkapkan ide di dalam wadah kelompok.

Dengan kata lain mereka memiliki tempat untuk curah pendapat dengan teman mereka dan harapannya pada akhirnya, dengan menerapkan pembelajaran model PBI didalam proses pembelajaran menganalisis konversi satuan benda, siswa menjadi lebih terfokus terhadap proses pembelajaran serta motivasi dan minat siswa terhadap pembelajaran meningkat, serta kualitas hasil pembelajaran semakin meningkat.

Menurut Trianto (2009: 92 ), Problem Based Instruction merupakan suatu pendekatan pembelajaran dimana peserta didik mengerjakan permasalahan yang dengan maksud untuk menyusun pengetahuan mereka sendiri, mengembangkan keterampilan berfikir tingkat lebih tinggi, mengembangkan kemandirian dan percaya diri.

Adapun langkah-langkah dalam model pembelajaran PBI berbantuan media audio visual yang penulis lakukan disekitar adalah : 1) Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. 2) Guru membantu siswa mengorganisasian tugas belajar. 3) Guru mendorong siswa mengumpulkan informasi dan pemecahan masalah. 4) Guru membantu siswa dalam merencanakan hasil sesuai dengan laporan. 5) Guru membantu siswa dalam refleksi.

Adapun proses pembelajaran yang terjadi di kelas, saat penulis mengajar di SD Negeri 03 Jojogan Watukumpul dengan metode PBI berbatuan media audio visual melalui beberapa tahap antara lain : Pada tahap awal siswa melakukan kegiatan (1) Memperhatikan penjelasan dan contoh menganalisis konversi satuan benda. (2) Mengidentifikasi cara menganalisis konversi satuan benda.

Selanjutnya siswa melakukan kegiatan berkelompok yaitu kegiatan ini terdiri dari dua sampai lima siswa : (1) Berdiskusi menganalisis konversi satuan benda. (2) Menyelesaikan soal latihan. (3) Salah satu kelompok mengerjakan didepan kelas.

Pada tahap terakhir siswa melakukan kegiatan kelompok dengan aktifitas : (1) Mendemonstrasikan hasil analisis konversi satuan benda (2) Aktif mengikuti pembelajaran. (3) Hasil perbaikan menganalisa konversi satuan benda untuk dilakukan penilaian oleh guru.

Perbaikan siklus II juga meliputi, apersepsi, penyampaian tujuan pembelajaran, dan penjelasan kegiatan tahap awal artinya siswa berpikir dengan melakukan kegiatan : (1) Memperhatikan penjelasan dan contoh menganalisa konversi satuan benda. (2) Mengidentifikasi konversi satuan benda.

Selanjutnya siswa melakukan kegiatan berkelompok yaitu kegitan ini terdiri dari dua sampai lima siswa : (1) Berdiskusi menganalisa konversi satuan benda. (2) Menyelesaikan soal latihan. (3) Salah satu kelompok mengerjakan didepan kelas.

Pada tahap terakhir siswa melakukan kegiatan kelompok dengan aktifitas : (1) Mendemonstrasikan hasil Analisa konversi satuan benda. (2) Aktif mengikuti pembelajaran. (3) Hasil perbaikan menganalisa konversi satuan benda untuk dilakukan penilaian oleh guru.

Observasi selama pembelajaran dilakukan untuk mengetahui segala hal yang berhubungan untuk mengetahui segala hal yang berhubungan dengan pembelajaran maupun respon terhadap model PBI, yang digunakan oleh guru dan dari hasil pengamatan dan penilaian akhir terbukti model pembelajaran PBI dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dalam kompetensi dasar menganalisa konversi satuan benda melalui model PBI berbantuan media audio visual dengan benar.

Ita Nurtriani SPd
Guru Kelas SD Negeri 03 Jojogan
PPG Dalam Jabatan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Read Previous

Pembelajaran Daring dan Pentingnya Kecakapan Guru Dalam Memanfaatkan Media Audio Visual

Read Next

Memaksimalkan Media Audio Visual Sebagai Alat Bantu Pembelajaran di Sekolah Dasar