30 May 2024, 08:19

PAN Kutuk Aksi Brutal Israel di Palestina

Anggota Komisi X DPR RI Saleh Partaonan Daulay - dok DPR RI

Anggota Komisi X DPR RI Saleh Partaonan Daulay – dok DPR RI

daulat.co – Fraksi PAN DPR RI mengutuk keras aksi brutal polisi Israel terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al Aqsha. Aksi brutal itu tidak hanya menyisakan luka mendalam warga Palestina, tapi seluruh umat Islam dunia. Israil menodai bulan suci Ramadan dan menyakiti warga sipil yang tidak bersalah.

Dalam keterangan tertulisnya kemarin, ditulis Senin 10 Mei 2021, Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengungkapkan, video yang beredar, jelas terlihat bagaimana aksi brutal polisi Israel di masjid.Al Aqsha. Ini adalah tindakan yang bertentangan dengan HAM.

“PBB dan seluruh negara yang bernaung di bawahnya harus mengambil tindakan tegas kepada Israel. Bukankah salah satu fungsi PBB adalah menciptakan perdamaian dan ketertiban dunia,” tegasnya.

Menurutnya, tindakan kekerasan terhadap warga sipil seperti ini tetap berlanjut disebabkan tidak adanya sanksi tegas kepada Israil. Ada kesan bahwa Israel dibiarkan melakukan kekerasan tanpa batas. Israel seakan dapat mendikte semua negara sehingga mereka dianggap tidak bersalah.

“Kita betul-betul berduka. Kasihan kepada warga Palestina. Mereka tidak bisa melakukan banyak hal. Perlawanan mereka sangat tidak berarti. Senjata otomatis hanya dibalas dengan lemparan batu. Ini betul-betul tidak adil,” kata Saleh.

Dalam video yang beredar, seorang ibu yang meminta agar dunia membuka mata atas kekerasan yang dialami warga Palestina. Dia menanyakan dimana peran negara-negara besar. Dimana peran para tokoh dunia, ulama, cendikiawan, pemimpin-pemimpin negara besar. Semua seakan diam dan tak bersuara

PAN mendesak pemerintah melakukan upaya-upaya diplomatik agar warga Palestina bisa dilindungi. Saleh mendesak pemerintah harus berkomunikasi dengan negara-negara lain di PBB. Tidak hanya mengutuk, tapi harus ada sanksi tegas. Diplomasi dan komunikasi dengan berbagai negara perlu dilakukan dan di PBB Indonesia harus menyampaikan sikap tegas.

“Indonesia dan Palestina memiliki hubungan sejarah yang sangat panjang. Wajar kalau Indonesia memiliki kepentingan besar bagi perdamaian dan keamanan warga Palestina. Dan sampai hari ini, warga Palestina masih berharap dan selalu memuji keberpihakan dan bantuan Indonesia kepada mereka,” tutup Saleh yang juga Wakil Ketua MKD DPR.

(Sumitro)

Read Previous

OTT di Nganjuk Terkait Lelang Jabatan

Read Next

Muhaimin Iskandar Kritisi WNA Masuk Indonesia, Tapi Mudik Dilarang