24 February 2024, 13:18

Mukhtarudin: Segera Perbaiki Regulasi Agar Investor Migas Bisa Berinvestasi Kembali

daulat.co – Anggota Komisi VII DPR RI, Mukhtarudin mengingatkan pemerintah segera memperbaiki regulasi  agar investor dapat kembali berinvestasi di Indonesia. Hal itu Ia sampaikan menyusul ditemukannya 2 sumber gas raksasa atau giant discovery di laut Kalimantan Timur dan sebelah Utara Sumatera.

“Penguatan data dari cadangan Migas kita. Data-data yang kita tawarkan ke investor itu data-data yang sudah jadi. Karena itu investor perlu kepastian untuk melakukan eksplorasi,” ujar Mukhtarudin dalam keterangannya di Jakarta,  Kamis (4/1/2024).

Menurutnya, perlu ada perbaikan di sektor fiscal term. Walaupun SKK Migas sudah melakukan perbaikan tetapi masih harus dievaluasi untuk menjawab kebutuhan daripada persaingan global. Karena, setiap negara berlomba-lomba untuk memperbaiki fiscal term-nya.

“Yang terpenting adalah country risk. Pemerintah harus memberikan keamanan serta kemudahan untuk berinvestasi. Itu juga mempengaruhi minat investor. Kemudian perlu prospectivness agar orang punya jaminan dari kelangsungan investasinya,”tambah Politisi dari fraksi Partai Golkar ini.

Atas dasar itu,lanjutnya, DPR (dalam hal ini Komisi VII) bersama pemerintah akan terus memperbaiki regulasi sehingga dapat menarik investor-investor besar di sektor hulu.

“Dulu kita sudah memiliki investor besar main di hulu. Tetapi kemudian hengkang, karena beberap hal. Dengan adanya ketertarikan mereka ini menjadi peluang emas untuk menarik investor. Jangan sampai, begitu mereka masuk kemudian hengkang,” tegasnya.

Lebih lanjut Mukhtaruddin berharap temuan dua sumber gas raksasa atau giant discovery di laut Kalimantan Timur dan sebelah utara Sumatera itu dapat mendukung pencapaian target lifting gas 12.000 mmcfd di tahun 2030 mendatang.

(Muh Nurrohman)
 

Read Previous

DPR RI Ingatkan Pemerintah Beri Pelayanan Terbaik Bagi WNI Korban Gempa di Jepang

Read Next

Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Umumkan Hasil Audit Kelayakan Smelter PT ITSS