30 May 2024, 07:08

Muhammadiyah Dorong Program Deradikalisasi Dievaluasi

Muhammadiyah

Muhammadiyah

daulat.co – Ketua Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Trisno Raharjo, memandang program deradikalisasi tidak berjalan dengan optimal untuk dikembangkan lebih lanjut. Ia juga menyatakan program deradikalisasi perlu dievaluasi secara mendasar.

Muhammadiyah menekankan demikian sejalan dengan munculnya dua serangan tindak pidana terorisme dari kelompok ekstremis, yakni di Makassar dan Jakarta. Dua serangan yang selanjutnya menimbulkan pertanyaan bagi program deradikalisasi yang diusung oleh pemerintah Indonesia lebih dari satu dekade.

“Pertama, pola penanganan di luar sistem peradilan pidana yang lebih kepada mematikan bukan melumpuhkan,” kritik Trisno dalam forum diskusi virtual terkait tema terorisme, HAM, dan Arah Kebijakan Negara, Jumat (3/4).

PP Muhammadiyah, lanjut Trisno, mengingatkan kembali catatan perlakuan negara terhadap 131 terduga atau tersangka kasus terorisme yang lebih kepada usaha membunuh daripada melumpuhkan. Ia mengkritik tidak tersedianya pasal terkait sistem peradilan pelaku terorisme sehingga aspek sistem peradilan pidana terorisme hampir selalu terpusat.

“Ruang persidangan terorisme itu saya katakan adalah ruang sunyi persidangan,” sebut dia.

Ke depan, ia berharap pemerintah membenahi aspek sistem peradilan sehingga proses peradilan lebih transparan dan tidak tertutup. Dalam melawan ekstrimisme, Kepolisian Republik Indonesia sendiri juga mengakui bahwa deradikalisasi tidak optimal.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam silaturahimnya ke PP Muhammadiyah Januari lalu menyatakan bahwa untuk melawan ekstrimisme, pemerintah sepakat dengan Muhammadiyah untuk berkomitmen dalam penguatan moderasi dibandingkan dengan deradikalisasi.

(M Nurrohman)

Read Previous

Di Balai Bung Karno Boyolali, Casytha Tekankan Pentingnya Pengetahuan Empat Pilar Kebangsaan Bagi Generasi Muda

Read Next

SITIRTA PDAM Pemalang, Inovasi Teknologi Untuk Tingkatkan Layanan Pengaduan Pelanggan