24 June 2024, 18:25

Monitoring Validasi Penerima Bansos, Korwil PKH Jateng: Jangan Sampai Masyarakat Miskin Terlewat

daulat.co – Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan Jawa Tengah (Korwil PKH Jateng), Setiawan Kosasih, didampingi Koordinator PKH Pemalang Fahrudin, hari ini, Sabtu 28 Juli 2020, melakukan monitoring validasi perluasan calon penerima bantuan sosial.

Monitoring dilakukan di Desa Purwosari, Kecamatan Comal. Monitoring dilakukan untuk memastikan program bantuan jaring pengaman sosial untuk mengatasi dampak pandemi virus corona dilaksanakan secara cepat dan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Monitoring terus kami lakukan, dari desa ke desa, apakah dalam prosesnya sudah benar tepat sasaran atau belum. Instruksi Presiden Jokowi sangat jelas, melalui Gubernur Ganjar, bahwa bantuan harus tepat sasaran,” tegas Setiawan disela-sela monitoring kepada daulat.co, Sabtu 18 Juli 2020.

Ia mengungkapkan, pendataan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tepat sasaran atau tidak bisa dilihat tingkat akurasinya dari proses pendataan dilapangan. Apakah sudah melibatkan RT, RW, kepala dusun dan BPD atau belum. Berikut disepakati bersama melalui Musydes. Masyarakat juga harus dilibatkan agar tidak terjadi permasalahan pada saat pelaksanaan.

Selanjutnya dicek dengan cermat, data dari calon Keluarga penerima manfaat sudah sesuai ‘by name by adress’ atau sesuai nama dan alamat.

“Setiap celah yang memungkinkan akan menimbulkan permasalahan harus diperbaiki. Terpenting, penerima manfaat harus tepat sasaran,” ucap Setiawan.

Wawan- sapaannya, menyampaikan jika berdasarkan data jumlah calon keluarga penerima manfaat (CKPM) di Kecamatan Comal sebanyak 2.250 orang. Adapun data CKPM se-Kabupaten Pemalang sebanyak 16.400 orang. Khusus untuk CKPM di Desa Purwosari, tercatat sebanyak 294 CKPM.

Korwil PKH Jateng Setiawan Kosasih tengah mengecek data CKPM di Desa Purwosari Comal (Sumitro/daulat.co)

“Untuk Purwosari ada 294 CKPM, kami mengajak Pemerintahan Desa agar pendataan dilakukan secara berjenjang dan melibatkan masyarakat. Jangan sampai ada masyarakat miskin yang terlewat,” tegas Wawan-sapaannya.

Dalam monitoring kali ini, Kasi Kesra Desa Purwosari Taufiq menyampaikan bahwa Pemdes sudah berusaha maksimal mensukseskan program pemerintah dalam membantu warga terdampak Covid-19.

Monitoring untuk memastikan validitas data calon peserta PKH sendiri dilakukan dengan mematuhi protap Covid-19 secara ketat. Korwil PKH Jateng ditekankan Wawan, berkomitmen mencegah penyebaran virus Corona.

(Sumitro)

Read Previous

KPK Awasi Ketat Penggunaan Dana Desa

Read Next

Soal Usulan Wewenang BPIP, Prof Jimly Dinilai Membingungkan