25 June 2022, 20:13

Metaverse di Depan Mata, Begundal Politik Masih Ribut Isu Agama

daulat.co – Metaverse yang merupakan terobosan dunia digital menjadi hal yang patut diwaspadai, hal tersebut disampaikan Komunikolog Politik Nasional Tamil Selvan dalam diskusi santai bersama para wartawan di Kopi Politik, Jumat (6/1/2022).

Kang Tamil panggilan akrabnya mengatakan bahwa portal yang melakukan penjualan lahan digital tersebut suatu saat bisa memiliki harga diatas harga fisik tanah sebenarnya, dan seiring kemajuan teknologi tersebut tentu potensi konflik juga akan muncul.

“e-commerce yang saat ini ada, itu hanya sebagai pelatihan. Kedepan metaverse ini bisa jadi barometer utama perkembangan dunia fisik terutama dalam hal pertanahan. Jadi semua lini pemerintahan harus menyiapkan kajian potensi konflik yang akan terjadi serta solusinya. Bukannya berfikir kedepan, ini para begundal politik masih ribut saja isu agama,” terang Ketua Forum Politik Indonesia ini.

Kang Tamil berkeyakinan bahwa terpaan digitalisasi ini juga akan berdampak pada perpolitikan, terutama pada sektor pencitraan dan pola kampanye politik.

“Seperti nokia yang lenyap dihajar smartphone, maka pola politik kolot juga akan digilas dengan politik digital, ini tidak bisa dihindari. Capres yang mainnya masih pakai baliho, bakal gigit jari,” tandasnya.

Lebih lanjut Kang Tamil mengatakan bahwa pemerintah perlu bergegas untuk mempersiapkan bangsa dalam menghadapi metaverse ini, bila perlu membentuk tim khusus agar hak-hak masyarakat awam dapat terlindungi.

“Kalau kita tidak siap, maka akan tergilas. Indonesia akan jaya sebagai sebuah negara, tapi kejayaan itu tidak akan dinikmati oleh mayoritas rakyatnya. Maka pemerintah perlu beri perhatian khusus, walaupun saya ragu, ngerti ngak nih pejabat publik apa itu metaverse?” tutupnya.

(M Abdurrahman)

Read Previous

Walkot Bekasi Terima Suap Ganti Rugi Tanah

Read Next

KPK Isyaratkan Bidik DPRD Terkait Penetapan APBD-P Pemkot Bekasi