15 June 2024, 08:18

Menko PMK Minta IDI Lindungi Dokter Penanganan Covid-19

daulat.co – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa pekerjaan menjadi dokter adalah sangatlah mulia. Hanya seringkali, dokter lupa menjaga keselamatan diri karena lebih mengutamakan tuntutan profesi dan tanggung jawab sosial.

“Ini bukan pikiran egois, tapi kalau keselamatan dokter terganggu atau hilang maka kerugiannya bukan hanya pribadi tetapi masyarakat luas juga akan rugi karena kemanfaatannya juga akan hilang,” ujar Muhadjir saat menjadi pembicara seminar virtual membahas Peran Strategis Organisasi Profesi di Masa Pandemi Covid-19 dan Adaptasi Kebiasaan Baru yang diadakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Minggu (27/09).

Oleh sebab itu, menurutnya, dibutuhkan rasa kesetiakawanan dari sesama dokter untuk saling menguatkan dan mendukung perjuangan melawan Covid-19. Di samping pemerintah juga terus berupaya menemukan solusi untuk menekan angka fatalitas dokter maupun nakes.

“Jangan biarkan mereka yang berada di garis depan berjuang sendiri. Kalau perlu ada restrukturisasi keahlian sehingga semua dokter bisa terlibat secara profesi di dalam menangani Covid-19,” tutur Menko PMK.

Ia pun meminta kepada IDI selaku organisasi profesi dokter untuk bertanggung jawab melindungi, memfasilitasi para anggotanya termasuk sejumlah dokter yang tengah berjuang di garis terdepan penanganan Covid-19. Lebih dari itu, mengupayakan agar semua anggota merasa berada di garis depan.

Bersama-sama IDI wilayah di seluruh Indonesia, Muhadjir berharap dibuat rumusan tentang bagaimana menjamin para dokter terutama yang berjuang di garda depan penanganan Covid-19 sehingga merasa aman dalam memberikan pelayanan terbaiknya.

“Bangun solidaritas dengan rasa senasib sepenanggungan. Rasa kesejawatan dan tanggung jawab bersama mengemban amanah profesi dokter,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Menko PMK juga mengajak seluruh organisasi profesi termasuk IDI untuk menyosialisasikan upaya menyelamatkan Indonesia dari pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).

Turut hadir dalam seminar virtual yang juga ditayangkan langsung melalui Youtube itu, Ketua Umum PB DI Daeng Faqih, Ketua IDI Wilayah Jawa Barat Eka Mulyana, Ketua Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia David S Perdana Kusuma, Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Broto Wasisto, Ketua Majelis Pengembangan Pelayanan Keprofesian Poedjo Hartono, Ketua Tim Mitigasi PB IDI, Muhammad Adib Khumaidi, para Ketua IDI  Wilayah dari seluruh Indonesia, serta para anggota IDI. 

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat 3 Hari Ke Depan

Read Next

Kepada Dokter Paru, Jokowi: Saya Merasakan Beratnya Tangani Corona