25 June 2024, 00:49

Menag Minta Tak Ada Aksi Sweeping di Natal dan Tahun Baru 2020

daulat.co – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi minta agar tidak ada aksi sweeping (aksi penyisiran) dalam perayaan Natal pada 25 Desember mendatang, termasuk juga saat menyambut tahun baru 2020.

Menurutnya, rasa solidaritas dan toleransi harus selalu dikedepankan oleh masyarakat. Karena kedua sikap tersebut juga sudah tumbuh berkembang di masyarakat Indonesia sejak lama.

“Solidaritas, toleransi kita sudah terbangun berlangsung lama. Gak pernah ada masalah. Kita biasa memberikan toleransi dengan baik,” kata Menag usai menghadiri pembukaan Raker BPKH di Istana Wakil Presiden RI jalan Medan Merdeka Selatan No.6 Gambir Jakarta Pusat, Rabu (18/12).

Dijelaskan Menag, selama ini teman-teman dan umat Kristiani juga bisa menjaga perasaan umat lainnya. Mereka tidak berlebih-lebihan dalam merayakan Natal dan Tahun Baru. “Mudah-mudahan tidak masalah,” tegasnya.

Terkait adanya isu pelarangan menggunakan atribut Natal, Menag minta para pihak bisa saling menghargai. “Semua orang harus saling menghargai pendapat. Jangan marah dengan perbedaan pendapat orang lain. Kalau sweeping janganlah,” pesan Menag.

Menag juga mendukung penekanan yang disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD, bahwa tidak boleh ada sweeping-sweeping. “Saya kira dari dulu juga tidak ada,” tutup Menag.

Read Previous

Sebelum Lengser, Agus Rahardjo Cs Usulkan Draf Rancangan UU Tipikor ke Presiden

Read Next

Presiden Jokowi Dianugrahi Gelar Adat Dayak Lundayeh