15 June 2024, 09:35

Menag Berkomitmen Tingkatkan Layanan Haji Tahun 2020

daulat.co – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan ibadah haji bagi Warga Negara Indonesia. Hal ini ditegaskan Menag saat rapat bersama dengan jajaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Jakarta, Kamis (14/11). 

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran, sehingga layanan haji setiap tahun selalu ada peningkatan. Namun, meskipun sudah mendapat predikat sangat memuaskan, kita harus terus berupaya untuk meningkatkan layanan bagi jemaah haji Indonesia,” kata Menag.

Salah satu inovasi yang mendapat sorotan Menag adalah terkaita penyediaan fasilitas fast track. “Kalau tahun lalu baru satu embarkasi yang mendapatkan fasilitas itu, mari kita upayakan bersama agar minimal empat embarkasi terbesar juga dapat menikmati fasilitas ini,” ujarnya.

Hal senada dengan Menag, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali menyebutkan pihaknya saat ini tengah menggagas beberapa inovasi perbaikan layanan haji. “Salah satu yang kita usahakan adalah penyediaan konsumsi selama waktu peak season di Makkah,” katanya.

Sebelumnya, konsumsi jemaah di Makkah hanya diberikan sebanyak 40 kali. Namun dengan rencana penambahan konsumsi selama peak season, maka jemaah akan memperoleh 50 kali makan. 

“Khusus untuk lima hari masa peak season itu, jemaah akan kita berikan makanan siap saji. Tentunya ini juga tetap memperhatikan kualitasnya,” jelas Nizar. 

Ini menurut Nizar dilakukan untuk menambah kenyamanan jemaah saat beribadah. “Karena kami melihat, di masa-masa konsumsi dihentikan, jemaah malah sedang butuh asupan gizi untuk persiapan ibadah,” jelas Nizar. 

“Bila kita menyampaikan konsumsi dengan cara biasa dengan mengirimkan makanan dari pihak katering, pasti tidak memungkinkan karena transportasi tidak ada. Maka kita coba berikan makanan siap saji,” tambah Nizar. 

Menag Fachrul Razi mendukung hal tersebut. Ia pun berpesan agar jajarannya menghitung dengan cermat biaya perjalanan ibadah haji yang perlu dikeluarkan oleh tiap jemaah. “Coba upayakan, dengan biaya tetap, tapi kita bisa memberikan peningkatan layanan-layanan haji,” tuturnya.

(Muh Nurrohman)

Read Previous

DIPA 2020 Untuk Kementerian Telah Diserahkan

Read Next

Pemerintah Fokus Membangun SDM, Tapi Infrastruktur Juga Dihubungkan