29 May 2024, 13:31

Megawati Tegaskan Semua Calon Kepala Daerah PDIP Harus Patriotik

daulat.co – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mewajibkan calon kepala daerah yang diusung PDIP memiliki jiwa patriot sekaligus memiliki kemampuan dalam mengelola pemerintah.

Putri Proklamator Kemerdekaan Ir. Soekarno ini pun meminta semua calon, tanpa kecuali, harus mengikuti sekolah partai secara sungguh-sungguh.

“Pemimpin mumpuni ini punya beberapa hal yaitu patriotisme. Patriotisme adalah nasionalis, rasa kebanggaan. Lalu dedikasi. Itu yang saya tanyakan. Kamu mau jadi bupati, walikota, gubernur maunya apa? Mau cari duit?” kata Megawati dalam arahannya saat pengumuman 75 calon kepala daerah yang diusung partai itu di Pilkada Serentak 2020, Selasa (11/8/2020).

Begitupun kemampuan para calon kepala daerah dalam melaksanakan pemerintahan. Bagi Megawati, pemimpin yang mumpuni adalah pemimpin yang kokoh dalam menjalankan Pancasila sebagai jiwa dasar dan tujuan dari seluruh kebijakan politik yang diambil.

“Mereka sosok yang memahami tata pemerintahan yang baik. Tadi barusan saya sebut tata pemerintahan. Jadi bukan tidak ada aturannya,” katanya.

Presiden RI kelima itu juga mengingatkan agar para calon kepala daerah harus bisa menjadi pemimpin yang mengerti bagaimana seni memimpin birokrasi.

Megawati mengatakan banyak yang kerap menyampaikan periode pemerintahannya sebagai success story. Dan itu bisa terjadi karena Megawati memahami benar bagaimana manajemen birokrasi.

“Saya bilang jangan lupa ada satu bagian dari tata kelola pemeintahan yang tidak berganti. Apa itu? Namanya ASN, PNS, dia terus menerus menjalankan roda tata pemerintahan,” ujarnya.

Bagi para calon kepala daerah yang belum berpengalaman, Megawati meminta agar mereka bekerja lebih keras untuk memahami tata pemerintahan itu. Mereka diharap tak malu bertanya mengenai perundang-undangan maupun hal lainnya.

Karena itu pula, Megawati mengatakan partai akan menyelenggarakan sekolah calon kepala daerah. Di sana, para calon akan diajarkan seni memimpin birokrasi, mengerti aspek perencanaan kebijakan dan menjalankannya melalui kepemimpinan yang efektif. “Ikuti sekolah partai itu dengan baik,” kata Megawati.

Kemudian Megawati meminta agar tiap pasangan calon juga menjaga soliditasnya. PDIP tak mau, ketika sudah terpilih, kepala daerah dan wakilnya justru ribut sendiri.

“Seringkali kalau sudah jadi, malah lupa diri. Entah bagaimana, apa yang bupatinya, apa wakil bupatinya, atau kebalikannya antara kedua ini, bukannya bekerja sama dengan solid, tetapi sudah mulai pecah,” kata Megawati.

Read Previous

Pengumuman Calon Kepala Daerah, PDIP Sisakan Kota Surabaya dan Bali

Read Next

Komisioner KPK: Aturan Baru Jaksa Agung Menimbulkan Kecurigaan Publik