16 May 2021, 22:27

Masyarakat Jenuh Dengan Prokes Covid-19, Polres Catat 500-an Pemudik Masuk Pemalang

daulat.co – Kasus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Pemalang sudah mencapai 4.363 kasus, berdasarkan data per tanggal 3 Mei 2021 pukul 10.00 WIB, masing-masing kasus aktif ada 2,9 persen, angka kesembuhan ada 91.08 persen dari total kasus. Sedangkan, untuk angka kematian di Pemalang tidak terlalu menghawatirkan.

Hal tersebut diketahui laporan Dinas Kesehatan Pemalang Sholahudin pada Rapat Koordinasi Evaluasi Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang di Gedung Sasana Bakti Praja, Selasa Sore 4 Mei 2021.

Dalam rakor tersebut, pengetatan protokol kesehatan menjadi fokus utama dalam penekanan jumlah kasus Covid-19 di Pemalang dengan melibatkan unsur terkait termasuk TNI dan Polri.

Dalam kesempatan rakor, Kapolres Pemalang, AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, memaparkan, selama ini pihaknya sudah melakukan operasi yustisi protokol kesehatan, serta pengetatan-pengetatan lainnya. Namun, masyarakat nampaknya saat ini sudah mulai jenuh terhadap protokol kesehatan.

“Kami mohon dengan sangat, kita semua yang ada di Kabupaten Pemalang, khususnya di Pemerintahan. Kita bekerja sama, jangan sampai terjadi lagi, atau naik (kasus positif),” terang Kapolres.

Kapolres juga meminta pengetatan protokol kesehatan di tiap-tiap Desa dilakukan saat ibadah salat tarawih dan Idul Fitri mendatang. Meskipun ada larangan mudik lebaran, kata Kapolres, sudah ada 500 pemudik yang masuk ke Pemalang.

Sementara, Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Irvan Christian Tarigan, menyampaikan, personil TNI juga turut aktif berperan membantu upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Pemalang.

“Saya membantu mengingatkan lagi, karena kita sudah mau dua kali lebaran, kita ingatkan lagi istilah-istilah yang ada mulai dari lockdown sampai PPKM Mikro yang sekarang sudah sampai tahap ke-tujuh. Pada intinya protokol kesehatan belum maksimal dilaksanakan,” jelas Dandim.

Dandim mengimbau agar ke depan ada pengetatan protokol kesehatan, apalagi jelang Lebaran 2021. Seperti di tempat wisata, pasar, dan fasilitas umum lainnya.

Diketahui, sebaran kasus aktif di Kabupaten Pemalang, tertinggi di Kecamatan Taman, dan kedua Kecamatan Petarukan, namun saat ini dipastikan tidak ada zona merah di Kabupaten Pemalang.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Respon Termohon, Pemohon Bersikukuh Penetapan Tersangka Kakek Henky Tak Sah

Read Next

Terbukti Menyuap Juliari Batubara, Dirut PT Tigapilar Argo Utama Divonis 4 Tahun