13 June 2024, 21:53

Masuk Zona Merah Corona, Bupati Pemalang Minta RT/RW Aktif Pantau Pemudik

Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang tengah memberikan penyataan kepada wartawan (Foto: Sumitro/daulat.co)

Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang tengah memberikan penyataan kepada wartawan (Foto: Sumitro/daulat.co)

daulat.co – Pemerintah Kabupaten Pemalang akhirnya memutuskan status Pandemi Corona dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Penetapan status KLB ini merujuk informasi dari Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pusat dan Propinsi Jawa Tengah.

Kepada wartawan, Minggu 12 April 2020 kemarin, Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pemalang H Junaidi mengakui peningkatan status dari sebelumnya zona hijau menjadi zona merah.

“Ya, berdasarkan informasi dari gugus tugas pusat pusat dan Provinsi Jawa Tengah, Pemalang sudah termasuk zona merah, sebab ada dua pasien yang terkonfirmasi positif Corona,” kata dia.

Diungkapkan, peningkatan status wilayah dalam kategori zona merah ini sejalan dengan dua warga Pemalang yang positif terpapar Corona. Kedua pasien positif Corona itu diketahui saat ini dirawat diruang isolasi Gedung PGRI Pemalang.

Sesuai aturan, peningkatan status KLB mengacu pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Lebih lanjut diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan 1501/Menkes/Per/X/2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan.

H Junaidi yang juga Bupati Pemalang dua periode itu mengajak warganya untuk bersama-sama mencegah dan memutus penyebaran pandemi Corona di Pemalang. Yakni dengan mengurangi aktifitas diluar rumah dan mengenakan masker jika melakukan kebutuhan mendesak diluar rumah.

Kepada warga yang sudah kadung mudik, ia meminta agar melapor ke RT/RW atau kelurahan setempat untuk selanjutnya melakukan pemeriksaan kesehatan. Kemudian melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dirumah.

“Saya minta seluruh aparat desa sampai RT dan RW agar ikut memantau,” tegasnya.

Terakhir, Bupati Junaidi mengingatkan agar warganya tidak panik secara berlebihan dalam menghadapi Pandemi Corona. Namun demikian tetap meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari virus Corona.

(Sumitro)

Read Previous

Bantu Pemerintah Cegah Covid-19, Media Harus Sajikan Informasi Yang Jernih

Read Next

Naik Signifikan, Pemerintah Pusat Diminta Setujui PSBB di Sumbar