1 December 2021, 11:27

Lima Strategi Kemendagri Dorong Terciptanya Digital Government

Prof Zudan Arief Fakhrullah

Prof Zudan Arief Fakhrullah

daulat.co – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berinisiatif mendorong terciptanya transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih baik di seluruh Indonesia melalui pendekatan digital government.

Terciptanya transformasi tata kelola pemerintahan itu setidaknya ada 5 strategi kunci untuk mendorongnya. Kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, dalam keterangan tertulisnya, Jumat 12 November 2021.

“Pertama, yang harus kita lakukan adalah pengembangan SDM,” kata Zudan saat menjadi panelis di Webinar “Beyond Unicorns – Building the Foundations for Digital Government in Indonesia”, yang diselenggarakan The World Bank.

Kedua, perlu adanya political will yang kuat dari seluruh stake holdee untuk menjaga keberlanjutan program digitalisasi pemerintahan yang fondasi-fondasinya telah tebentuk. Pihaknya sejak 2004 melaksanakan program Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Ketiga, perlu adanya kesadaran bersama antar masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk membangun suatu ekosistem pemerintahan digital.

“Digital government hanya dapat terwujud bila ekosistemnya mumpuni,” ungkap Zudan.

Keempat, lanjut Zudan, perlu adanya integrasi data lintas sektor dengan Dukcapil selaku pengelola big data kependudukan Indonesia sebagai intergatornya.

“Integrasi data tersebut bertahap kami lakukan dengan dilalui kebijakan berbagi-pakai data dengan berbagai lembaga pengguna lintas sektor, mulai dari pelayanan publik, pembangunan demokratisasi, perencanaan/pembangunan, termasuk penegakan hukum dan pencegahan kriminal,” rincinya.

Terakhir, diperlukan adanya kesadaran bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mau mengimplementasikan program nasional Satu Data Indonesia dan Satu Data Kependudukan.

“Saatnya kita mengimplementasikan one data policy, dan sekaligus di dalamnya satu data kependudukan untuk semua keperluan,” ajaknya sambil menutup keterangan.

(M Abdurrahman)

Read Previous

KPK Pertajam Bukti Dugaan Rasuah Eks Bupati Tabanan dan Dosen Udayana

Read Next

Bupati Pemalang Launching Mesin Tanam Padi Karya Siswa SMK Satya Praja 2 Petarukan