16 June 2024, 01:05

LazisMu Terus Bergerak, Bantu Warga Terdampak Covid-19

daulat.co – Kantor Layanan Lazismu Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) mengadakan pembagian 1000 paket sembako dan tali kasih kepada masyarakat yang terdampak virus corona Covid-19.

Pemberian paket sembako ini merupakan program Pimpinan Pusat Muhamadiyah yang mana pada hari ini dilakukan serentak secara nasional dengan kegiatan pembagian sembako.

Wakil Rektor IV UHAMKA, Dr H Bunyamin, MPd mengatakan pembagian paket sembako ini merupakan langkah kepedulian UHAMKA melalui Kantor Layanan Lazismu UHAMKA terhadap dampak yang terjadi pada masyarakat akibat situasi Pandemi virus Covid-19.

Menurutnya, saat ini banyak warga  seperti security, driver, teknisi, office boy, juru parkir, ojek online dan pedagang kaki lima serta masyarakat lainnya yang sangat terdampak wabah virus yang mempunyai nama lain Sars Cov-2.

“Bahwa biaya sembako itu kami peroleh dari hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh Kantor Layanan Lazismu dan Civitas UHAMKA,” tambah Wakil Ketua Kantor Layanan Lazismu UHAMKA M Abdul Halim.

Disampaikan, hasil penggalangan tersebut tidak hanya dibelanjakan untuk sembako dan biaya penanggulangan covid saja, namun juga akan dilakukan kepada program lainnya yaitu program talikasih bagi pendidikan.

“Yang sudah berjalan yakni seperti serangkaian kerjasama dengan Rektorat UHAMKA, PDM, PCM dan PRM dalam penanggulangan Covid berupa donasi, serta hari ini program bantuan paket sembako kami laksanakan,” katanya.

Hal senada disampaikan Bendahara Lazismu UHAMKA, Lely Lailani. Kata dia, setelah pembagian sembako pihaknya masih ada program lagi yakni melakukan program tali kasih. Hal itu mengingat dampak Covid-19 terhadap masyarakat yang menyebabkan pendapatan mereka berkurang karena harus mengkarantina diri di rumah.

Situasi seperti ini membuat warga yang berpenghasilan harian kesulitan dalam membiayai uang sekolah anak-anak mereka. Program talikasih sendiri rencananya akan digelar hingga Pandemi Covid-19 berakhir.

“Dengan Harapan Program-program ini tidak akan satu kali, namun akan terus berjalan selama pemerintah menetapkan masa tanggap darurat Covid-19 berakhir,” pungkas Lely.

(M Abdurrahman)

Read Previous

Eks Dirut Garuda Emirsyah Dituntut 12 Tahun Bui, Bos MRA 10 Tahun

Read Next

Nelangsa Pulang Kampung: Lapor RT, Periksa Kesehatan, Lalu Ditarik Biaya