23 May 2024, 23:09

Lapak Baru Pasar Buah & Sayur Pemalang: Pedagang Butuh Kelancaran Berjualan, Bukan Polemik

Pasar Buah dan Sayur Pemalang (Foto: sumitro/daulat.co)

daulat.co – Pedagang Pasar Buah dan Sayur Pemalang merasa senang dengan lapak baru di depan RS Prima Medika. Bagi pedagang, lapak penjualan baru tempatnya lebih bersih dan tidak semrawut. Namun untuk penjualan pedagang belum bisa memberikan pernyataan.

“Baru pindah, belum ada seminggu, baru pindahan kemarin Jumat. Enak sih, tempatnya lebih nyaman, lebih luas,” terang salah satu pedagang di lapak buah dan sayur, Arul, kepada daulat.co, Senin 19 Oktober 2020.

Arul yang menjual buah-buahan musiman seperti jeruk dan sawo menyebut, selain lapak lebih luas, areal parkir di pasar baru juga lebih lebar. Kemudian tempatnya lebih bersih dari tempat sebelumnya.

“Bagi kami, bisa berjualan dengan lancar itu sudah lebih dari cukup,” kata dia saat ditanya apakah di tempat baru masih ada kekurangan fasilitas pendukung bagi pedagang.

Penerangan, tempat pembeli mencari belanjaan dari satu lapak ke lapak yang lain, parkir hingga toilet, menurutnya sudah sangat baik. Satu lagi, bagi pedagang seperti dirinya, sejauh ini dirinya merasa tidak dirugikan. Meski diluaran ramai diberitakan soal kisruh lapak baru.

Pedagang buah melon di Pasar Buah dan Sayur Pemalang tengah melayani penjualan (Foto: sumitro/daulat.co)

“Saya tidak memihak sana sini, butuhnya itu satu, ke dalam berdagang. Kami juga tidak dirugikan, didata dan bisa menempati lapak baru disini,” ucap Arul yang berjualan di Pasar Buah dan Sayur Pemalang sejak tahun 2013 silam.

Di tempat yang sama, pihak Diskoperindag melalui pengelola pasar enggan berkomentar saat dikonfirmasi mengenai pemindahan Pasar Buah dan Sayur Pemalang. Petugas mengarahkan awak media untuk menyatakan langsung ke Kepala UPP Pasar Pagi Pemalang.

“Langsung ke Pasar Pagi saja mas, bapak tidak ada” ucap petugas dimaksud.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayur Pemalang Nurpandi mengungkapkan, pengelolaan pasar kewenangannya berada di Diskoperindag Pemalang. Ini ditekankan dia sekaligus menepis adanya anggapan bahwa pengelolaan pasar terjadi tumpang-tindih ataupun overlapping.

“Tidak ada itu overlapping, semua dikelola sama Diskoperindag, paguyuban hanya menjembatani kepentingan pedagang,” kata dia.

Pasar baru yang terdiri dari tiga blok, masing-masing blok kios, gudang dan lapak dalam prosesnya dijembatani paguyuban. Secara keseluruhan ada 505 unit, plus kuliner yang berada dibagian barat pasar sebanyak 30 unit.

“Kalian bisa lihat sendiri, pedagang merasa senang, tidak ada itu pedagang yang memboikot. Proses pemindahan juga berjalan aman, nyaman tanpa gejolak,” sebut Nurpandi.

Ditambahkan, proses pemindahan berlangsung selama tiga hari. Yakni pada hari Kamis, Jumat hingga Sabtu, dimana selama proses pemindahan pasar dibantu keamanannya oleh Dalmas Polres Pemalang, Kodim 0711, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan linmas setempat.

(Sumitro)

Read Previous

Assessment Center Kemendagri Raih Akreditasi A dari BKN

Read Next

Assessment Center Kemendagri Berkomitmen Jalankan Kebijakan Sistem Merit Pengelolaan SDM